Berita Belitung Timur

Pemkab Beltim dan BRIN Telusuri Arsip Sejarah untuk Diusulkan ke UNESCO

Pemerintah Kabupaten Belitung Timur bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mulai menelusuri berbagai arsip sejarah daerah ...

Tayang:
Istimewa/ AAI Beltim
ARSIP - Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten (Afa) berfoto bersama Tim Penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), AAI Belitung Timur, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Belitung Timur di sela-sela agenda kunjungan kerja di Belitung Timur, Kamis (4/6/2026). Pertemuan ini membahas komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kajian akademis dan penyelamatan berbagai dokumen sejarah lokal agar dapat diusulkan sebagai Memori Kolektif Bangsa (MKB) serta warisan dokumenter dunia (Memory of the World UNESCO). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) terus berupaya menyelamatkan dan mengangkat dokumen-dokumen sejarah daerah sebagai aset strategis untuk pembangunan serta penguatan identitas daerah.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui dukungan terhadap kegiatan penelitian yang dilakukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam menelusuri berbagai arsip sejarah yang tersebar di wilayah Belitung Timur.

Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten atau Afa, menerima langsung kunjungan kerja tim peneliti BRIN di sela agenda kerjanya. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan pelestarian arsip sejarah daerah yang dinilai memiliki nilai penting bagi perjalanan peradaban Belitung Timur.

Arsip-arsip lawas yang ditemukan nantinya berpotensi diusulkan menjadi bagian dari Memori Kolektif Bangsa (MKB) hingga warisan dokumenter dunia melalui program Memory of the World (MoW) UNESCO.

Adapun alasan kedatangan para peneliti merupakan bagian dari kajian mendalam dan penelusuran rekam jejak sejarah di lapangan. Dalam pelaksanaannya, tim BRIN turut menggandeng Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Belitung Timur.

Dalam keterangannya, Afa menjelaskan bahwa upaya menggali dan mengangkat kembali kekayaan sejarah daerah merupakan langkah untuk memperkenalkan nilai lokal kepada masyarakat dunia yang lebih luas.

"Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh langkah dari tim BRIN ini, karena ini menyangkut aset intelektual dan identitas asli Belitung Timur," ujar Afa dalam keterangannya, Kamis (4/6/2026).

ARSIP - Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten (Afa) berfoto bersama Tim Penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), AAI Belitung Timur, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Belitung Timur di sela-sela agenda kunjungan kerja di Belitung Timur, Kamis (4/6/2026). Pertemuan ini membahas komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kajian akademis dan penyelamatan berbagai dokumen sejarah lokal agar dapat diusulkan sebagai Memori Kolektif Bangsa (MKB) serta warisan dokumenter dunia (Memory of the World UNESCO).
ARSIP - Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten (Afa) berfoto bersama Tim Penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), AAI Belitung Timur, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Belitung Timur di sela-sela agenda kunjungan kerja di Belitung Timur, Kamis (4/6/2026). Pertemuan ini membahas komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kajian akademis dan penyelamatan berbagai dokumen sejarah lokal agar dapat diusulkan sebagai Memori Kolektif Bangsa (MKB) serta warisan dokumenter dunia (Memory of the World UNESCO). (Istimewa/ AAI Beltim)

Afa berharap kolaborasi ini terus berlanjut agar seluruh bukti sejarah daerah dapat terdokumentasi secara baik tanpa ada yang terlewat.

"Pemerintah daerah berkomitmen untuk memfasilitasi kebutuhan riset ini agar dokumen sejarah kita bisa diakui di tingkat nasional hingga dunia," ucapnya.

Ke depan, hasil penelitian ini diharapkan mampu memperkuat posisi Belitung Timur sebagai daerah yang kaya akan peradabannya.

Sementara itu, Koordinator Penelitian, Woro Hapsari Candra Dewi menjelaskan bahwa Belitung Timur sebenarnya menyimpan berbagai khazanah arsip yang sangat kaya.

Arsip-arsip yang ditemukan di Belitung Timur dinilai memiliki keunikan tersendiri, autentisitas yang kuat, serta nilai historis yang tinggi.

Akan tetapi, potensi besar tersebut perlu dikaji secara akademis dan ilmiah terlebih dahulu agar dapat memenuhi standar pengusulan ke tingkat yang lebih tinggi.

"Kita semua tahu kalau Belitung Timur itu kaya akan arsip bersejarah. Cuma memang masih jarang tereksplor ataupun dikaji," ujar Woro.

ARSIP - Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten (Afa) berfoto bersama Tim Penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), AAI Belitung Timur, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Belitung Timur di sela-sela agenda kunjungan kerja di Belitung Timur, Kamis (4/6/2026). Pertemuan ini membahas komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kajian akademis dan penyelamatan berbagai dokumen sejarah lokal agar dapat diusulkan sebagai Memori Kolektif Bangsa (MKB) serta warisan dokumenter dunia (Memory of the World UNESCO).
ARSIP - Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten (Afa) berfoto bersama Tim Penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), AAI Belitung Timur, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Belitung Timur di sela-sela agenda kunjungan kerja di Belitung Timur, Kamis (4/6/2026). Pertemuan ini membahas komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kajian akademis dan penyelamatan berbagai dokumen sejarah lokal agar dapat diusulkan sebagai Memori Kolektif Bangsa (MKB) serta warisan dokumenter dunia (Memory of the World UNESCO). (Istimewa/ AAI Beltim)

Woro mengatakan riset berupaya menjadikan dokumen sejarah tersebut sebagai aset strategis untuk pembangunan daerah ke depan.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved