Daftar 7 Uang Kuno yang Kerap Dicari Kolektor, Bisa Jadi Investasi

Mengoleksi uang kuno kini tak hanya soal hobi dan nostalgia, tetapi juga peluang investasi yang menjanjikan.

Tayang:
Penulis: Evan Saputra | Editor: Evan Saputra
Istimewa
Daftar 7 Uang Kuno yang Kerap Dicari Kolektor, Bisa Jadi Investasi. Foto ilustrasi uang kuno. 

Uang kuno asal Tiongkok menjadi salah satu koleksi favorit di kalangan pegiat numismatik atau ilmu tentang mata uang. Hal ini tak lepas dari nilai estetika yang tinggi serta keunikan desain yang berbeda dari uang modern. 

Banyak uang koin dan kertas Tiongkok kuno dibuat dengan simbol dan aksara khas yang memiliki makna filosofis. Keautentikan serta usia yang sangat tua membuat nilainya semakin tinggi di mata kolektor.

5. Cacat Produksi

Uang kuno dengan cacat produksi justru menjadi incaran tersendiri bagi kolektor. Cacat yang dimaksud biasanya berupa kesalahan pencetakan, seperti posisi gambar yang tidak tepat, tinta yang tumpah, salah warna, hingga angka atau huruf yang hilang atau tercetak miring. 

Kondisi ini terjadi akibat proses produksi yang tidak sempurna. Karena keunikannya, uang kuno dengan cacat produksi sering kali memiliki nilai jual lebih tinggi dibandingkan uang kuno normal.

6. Nomor Seri Unik

Uang kuno dengan nomor seri unik dan cantik juga banyak dicari kolektor. Pola angka yang berulang, kembar, atau berurutan seperti 123456 dianggap memiliki nilai estetika tersendiri. 

Selain itu, kondisi nomor seri yang masih utuh dan terbaca jelas menjadi faktor penting dalam penilaian harga. Semakin unik dan rapi nomor serinya, semakin tinggi pula daya tarik uang tersebut di pasaran.

7. Material atau Bahan Pembuat

Material atau bahan pembuat juga memengaruhi nilai uang kuno di mata kolektor. Uang kertas kuno umumnya terbuat dari campuran serat kapas dan linen yang membuatnya lebih kuat dibandingkan uang kertas modern.

Sementara itu, beberapa uang koin kuno dibuat dari bahan berharga seperti perak atau emas. Kualitas material yang baik dan kandungan logam mulia inilah yang membuat nilai jual uang kuno tersebut semakin tinggi

(Kompas/Bangkapos.com)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved