Siapa Altaf, Bocah Ternate yang Dibully Karena Lancar Bahasa Inggris, Dipuji Sherly Tjoanda

Altaf diketahui kerap menggunakan bahasa Inggris dalam keseharian, terutama saat berinteraksi dengan wisatawan asing

Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: Rusaidah
Dok istimewa
ALTAF -- Nama Altaf belakangan ramai diperbincangkan setelah kisahnya viral di media sosial. Bocah asal Ternate ini menjadi sorotan karena kemampuan berbahasa Inggrisnya yang cukup lancar, 

POS BELITUNG -- Nama Altaf belakangan ramai diperbincangkan setelah kisahnya viral di media sosial.

Bocah asal Ternate ini menjadi sorotan karena kemampuan berbahasa Inggrisnya yang cukup lancar, namun di sisi lain justru membuatnya mengalami perundungan dari lingkungan sekitarnya.

Altaf diketahui kerap menggunakan bahasa Inggris dalam keseharian, terutama saat berinteraksi dengan wisatawan asing yang datang ke Ternate.

Baca juga: Terancam Dirumahkan, Pemprov Babel Minta 4.506 PPPK Tenang: Sesuai Janji Gubernur Tidak Ada PHK

Kebiasaan itu awalnya menuai perhatian positif, tetapi tak jarang pula memicu ejekan dari teman-temannya yang menilai dirinya “berbeda”.

Di tengah sorotan tersebut, Altaf mendapat kesempatan bertemu langsung dengan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos.

Dalam pertemuan yang berlangsung santai, Altaf terlihat percaya diri berbincang dengan sang gubernur, bahkan menggunakan bahasa Inggris.

Dalam obrolan tersebut, Sherly turut menanyakan pengalaman perundungan yang dialami Altaf. Bocah itu mengaku bahwa ejekan yang diterimanya kerap berulang dan membuatnya merasa tidak nyaman.

Menanggapi hal itu, Sherly memberikan dukungan moral agar Altaf tetap percaya diri dan tidak terpengaruh oleh komentar negatif.

Ia menilai kemampuan berbahasa Inggris yang dimiliki Altaf merupakan modal penting untuk masa depan.

Menurutnya, kemampuan tersebut adalah bentuk investasi diri yang patut dibanggakan, bukan justru dijadikan bahan ejekan.

Ia juga mengingatkan masyarakat, khususnya anak-anak, untuk tidak melakukan perundungan terhadap teman yang memiliki kelebihan atau kemampuan berbeda.

Sherly mendorong siapa pun yang sedang belajar untuk tetap fokus dan tidak mudah goyah oleh komentar negatif.

Baginya, semangat belajar seperti yang ditunjukkan Altaf seharusnya didukung dan diapresiasi.

Dalam kesempatan itu, Altaf juga mengungkapkan cita-citanya untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri, tepatnya ke Spanyol. Ia bahkan bermimpi bisa menyaksikan langsung pertandingan sepak bola di negara tersebut.

Percakapan antara Altaf dan Sherly pun berlangsung hangat, diselingi candaan ringan yang membuat suasana terasa akrab dan penuh semangat.

(Tribun Jatim/Tribun Timur/Pos Belitung)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved