PDIP Respons Ucapan Terima Kasih Prabowo, Tegaskan Tetap Jadi Penyeimbang Pemerintah
PDIP merespons ucapan terima kasih Presiden Prabowo yang mengapresiasi posisinya di luar pemerintahan. PDIP tetap menjalankan fungsi pengawasan
Penulis: M Zulkodri | Editor: M Zulkodri
Ringkasan Berita:
- Ucapan terima kasih Presiden Prabowo kepada PDIP mendapat respons positif dari elite partai.
- PDIP menegaskan keputusan berada di luar pemerintahan merupakan bentuk tanggung jawab menjalankan fungsi check and balances dalam demokrasi Indonesia.
POSBELITUNG.CO--Dua politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) merespons pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto yang secara khusus menyampaikan ucapan terima kasih kepada PDIP karena memilih berada di luar pemerintahan.
Ucapan tersebut disampaikan Prabowo saat pidato dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-19 terkait Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027, Rabu (20/5/2026).
Pernyataan Presiden itu mendapat sambutan positif dari politisi PDIP, termasuk Mohamad Guntur Romli yang menilai sikap Prabowo menunjukkan penghargaan terhadap peran demokrasi.
“Kami menyambut baik dan mengapresiasi pernyataan Presiden Prabowo yang secara khusus mengucapkan terima kasih kepada PDI Perjuangan karena memilih berada di luar pemerintahan,” kata Guntur Romli.
Menurutnya, posisi PDIP di luar koalisi bukan berarti menolak semangat gotong royong dalam membangun bangsa.
Keputusan tersebut justru merupakan bentuk pelaksanaan fungsi konstitusional partai politik dalam sistem demokrasi.
“PDI Perjuangan memang berkorban dengan tetap konsisten di luar koalisi pemerintahan, bukan karena tidak mau gotong royong,” ujarnya.
“Tapi, karena kami ingin menjalankan peran konstitusional sebagai penyeimbang check and balances yang sehat bagi demokrasi.”
Guntur menegaskan keputusan partainya berada di luar pemerintahan telah melalui mekanisme internal partai, termasuk hasil Rakernas ke-5 PDIP tahun 2024 dan Kongres Partai ke-6 tahun 2025.
Ia memastikan PDIP akan tetap menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintah secara bertanggung jawab.
“Kami sangat menghormati sikap kenegarawanan Presiden Prabowo yang memahami bahwa kritik dan pengawasan yang konstruktif justru diperlukan agar pemerintahan berjalan dengan baik,” katanya.
“PDI Perjuangan akan terus menjalankan peran itu dengan penuh tanggung jawab demi rakyat dan bangsa.”
Sementara itu, Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pereira menilai pernyataan Prabowo semakin memperjelas bahwa keberadaan PDIP di luar pemerintahan memiliki fungsi penting dalam sistem demokrasi.
Menurut Andreas, selama ini partainya konsisten menyampaikan kritik dan pandangan yang ditujukan untuk memperbaiki berbagai kebijakan pemerintah.
| PDIP Kritik Wacana Potong Gaji Pejabat: Jangan Perintahkan Orang Lain jika Belanja Masih Boros |
|
|---|
| Profil Palti Hutabarat, Kader PDIP yang Diteror Bangkai Kepala Anjing, Pernah Ditangkap Kasus Hoaks |
|
|---|
| Profil Nina Agustina Anak Eks Kapolri Dai Bachtiar yang Hijrah dari PDIP ke PSI Partainya Kaesang |
|
|---|
| PDIP Sentil Jokowi Soal Revisi UU KPK, Ronny Talapessy Singgung PSI dan Kaesang |
|
|---|
| Megawati Tegas Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP Sebut Wacana Ini Pengkhianatan Reformasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/momen-saat-megawati-mengingatkan-prabowo-subianto1.jpg)