Sakit Hati Dimarahi, Pemulung di Bengkalis Nekat Bakar Rumah Pasutri Lansia, 2 Tewas
Sakit hati karena dimarahi, remaja di Bengkalis nekat bakar rumah warga hingga menewaskan pasangan suami istri lansia.
Penulis: Dedi Qurniawan | Editor: Dedi Qurniawan
Ringkasan Berita:
- Remaja 16 tahun di Bengkalis nekat membakar rumah pasangan lansia, Abdullah dan Sakinah, hingga kedua korban tewas akibat luka bakar parah.
- Pelaku mengaku sakit hati karena dimarahi korban saat mencari barang bekas.
- Polisi kini menahan pelaku dan memeriksa dua saksi lain terkait kasus ini.
POSBELITUNG.CO - Seorang remaja pencari barang bekas (Pemulung) di Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, nekat membakar rumah semi permanen milik warga hingga menyebabkan dua penghuninya tewas mengenaskan.
Aksi keji yang dilakukan oleh pelaku berinisial S (16) tersebut dipicu oleh rasa sakit hati karena ditegur saat beraktivitas di sekitar kediaman korban.
Insiden tragis ini terjadi di Jalan Kampung Baru, Desa Batang Duku, Kecamatan Bukit Batu, Bengkalis, pada Rabu (27/5/2026) dini hari lalu.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kasi Humas Polres Bengkalis Aipda Juliandi Bazrah mengonfirmasi penangkapan pelaku pada Jumat (29/5/2026) siang.
Menurut pihak kepolisian, remaja putus sekolah tersebut berhasil diamankan oleh unit Reskrim Polsek Bukit Batu setelah aparat melakukan penyelidikan secara maraton.
"Hasil pemeriksaan sementara S yang merupakan anak putus sekolah berprofesi pencari barang bekas. Sebelum kejadian dia sempat mencari barang bekas disekitar rumah korban, dan di marahi oleh pemilik rumah," ungkap Aipda Juliandi.
Karena merasa tersinggung akibat dimarahi oleh pemilik rumah, S kemudian menyusun rencana matang untuk membakar hunian berbahan kayu tersebut.
Aksi pembakaran tersebut dilancarkan oleh tersangka pada Rabu dini hari sekitar pukul 00.00 WIB saat situasi lingkungan sekitar sudah sangat sepi.
Rumah yang dihuni oleh pasangan suami istri lanjut usia (lansia) bernama Abdullah dan Sakinah itu dibakar oleh pelaku dari bagian belakang bangunan.
Api yang disulut oleh tersangka S cepat membesar dan langsung melahap seluruh bangunan beserta isinya dalam waktu singkat.
Warga sekitar baru menyadari adanya kobaran api pada pukul 00.20 WIB, lalu bergotong-royong memadamkan api sembari menghubungi tim Damkar Kecamatan Bukit Batu.
"Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.00 WIB Rabu dini hari. Setelah tim Damkar melakukan upaya pemadaman dibantu oleh warga sekitar," terangnya.
Akibat kebakaran maut tersebut, kerugian materiil yang dialami korban diperkirakan mencapai sekitar seratus juta rupiah.
Tragisnya, peristiwa ini juga merenggut nyawa pasangan lansia pemilik rumah akibat luka bakar yang sangat parah.
"Korban Sakinah meninggal dunia di tempat akibat kebakaran yang terjadi. Sementara Abdullah sempat dilarikan ke RSUD Siak mengalami luka bakar parah hampir 90 persen, setelah mendapatkan perawatan, korban tidak sadarkan diri dan akhirnya meninggal dunia," tambah Juliandi Bazrah.
| Heboh Pria Bawa Senjata Tajam di Jalan Sriwijaya Tanjungpandan, Dinsos Belitung Pastikan Bukan ODGJ |
|
|---|
| Kisah Serma Priyo, Pulang Berdinas Pilih Jadi Pemulung, Demi Tak Mau Makan Uang Haram |
|
|---|
| Mengulik Sosok Serma Priyo, Anggota TNI Jadi Pemulung di Palembang, Setiap Bulan Raup Rp10 Juta |
|
|---|
| Profil AKBP Tri Suhartanto, Sosok Kapolres Biayai Umrah Guru Honorer Jadi Pemulung, Segini Hartanya |
|
|---|
| Sosok Yuliana, Lulusan IAIN Rela Jadi Pemulung Lantaran Sulit Cari Kerja dan Terdesak Bayar Utang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20240912-kasus-Kebakaran-di-Pangkalpinang.jpg)