Video
Kompolnas Tegaskan Agar Polisi Tak Gampang Emosi, Terkait Driver Ojol Dilindas Rantis Brimob
Lebih lanjut, Anam mengucapkan duka cita atas meninggalnya Affan akibat insiden memilukan tersebut
Penulis: Disa Aryandi | Editor: Teddy Malaka
POSBELITUNG.CO -- Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Mohammad Choirul Anam, meminta agar anggota Polri tidak gampang emosi.
Pernyataan ini berkaca dari insiden tragis yang menimpa driver ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan (21) yang meregang nyawa akibat dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob pada aksi demonstrasi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat pada Kamis (28/8/2025) tadi malam.
"Ini harus menjadi pembelajaran dari kita semua, bagi rekan-rekan anggota kepolisian tidak gampang emosional dan melakukan tindak kekerasan," ujarnya saat di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.
Anam juga meminta kepada masyarakat yang menggelar aksi demonstrasi agar tetap bisa menjaga kondusifitas saat menggelar aksi.
Dia menegaskan unjuk rasa merupakan hak setiap warga negara dan dilindungi oleh UUD 1945.
"Gunakan hak Anda dalam berekspresi dan itu penting bagi proses demokrasi kita, tapi juga mohon dilakukan dengan cara damai," katanya.
Lebih lanjut, Anam mengucapkan duka cita atas meninggalnya Affan akibat insiden memilukan tersebut.
"Mereka memang menyampaikan pesan bagaimana proses keadilan ini bisa maksimal," ujarnya.
Anam juga menyebut telah bertemu dengan Kadiv Propam, Irjen Abdul Karim dan Komandan Korps Brimob, Komjen Pol Imam Widodo, pasca insiden ini.
Dia mengungkapkan Propam Polri dan Brimob telah berjanji akan transparan dalam menangani proses hukum terhadap para pelaku.
"Propam sama Brimob berkomitmen untuk melakukan penegakan hukum secara maksimal. Sekarang ini sedang diproses pemeriksaan. Semoga segera cepat hasilnya sehingga status (para pelaku) jelas, apakah di-patsus (penempatan khusus) atau tidak," ujarnya. (*)
| Video: Negosiasi Buntu! Trump Ultimatum Iran: Kini Harus Bayar Harganya |
|
|---|
| Video: AS Serang Iran, Balasan Helikopter Tempur AH-64 Apache Jatuh, Sasar Fasilitas Militer |
|
|---|
| Video: Ancaman Keras Trump! Hancurkan Iran Jika Teheran Tolak Perjanjian dengan AS |
|
|---|
| Video: Amanda Manopo Comeback Cepat Setelah Melahirkan, Momen Manis dengan Kenny Disorot |
|
|---|
| Video: Paula Verhoeven Terseret Kasus Dugaan Penipuan Umrah, Tegaskan Hanya Talent Program TV |
|
|---|