Hellyana Diperiksa
VIDEO: Wagub Babel Hellyana 5 Jam Diperiksa Soal Dugaan Penipuan Kamar Hotel
Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hellyana, tengah menghadapi sorotan publik setelah namanya dikaitkan dengan dugaan tindak pidana penipuan.
Penulis: Ilham Pratama | Editor: Alza
POSBELITUNG.CO - Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hellyana, tengah menghadapi sorotan publik setelah namanya dikaitkan dengan dugaan tindak pidana penipuan.
Kasus ini mencuat usai dirinya dilaporkan ke Polda Bangka Belitung oleh seorang mantan manajer hotel bernama Adelia.
Laporan itu dilayangkan pada Kamis, 17 Juli 2025, terkait dugaan pemesanan kamar hotel yang disebut-sebut belum dibayar hingga sekarang.
Hellyana memastikan telah menyerahkan bukti-bukti yang dimiliki kepada penyidik Ditreskrimum Polda Babel.
Ia menyampaikan hal tersebut usai menjalani pemeriksaan selama kurang lebih lima jam di Gedung Ditreskrimum pada Kamis, 4 September 2025.
“Alhamdulillah, hari ini semua bukti sudah diserahkan dan pemeriksaan berjalan lancar,” ungkap Hellyana kepada wartawan.
Walim, kuasa hukum Hellyana, menegaskan proses pemeriksaan berlangsung tanpa hambatan.
Ia menambahkan, perkara ini diharapkan segera tuntas mengingat nilai kerugian yang dipersoalkan tidaklah besar.
Namun, Walim juga mengingatkan adanya konsekuensi hukum jika laporan tersebut nantinya tidak terbukti.
Menurutnya, dalam sistem hukum yang berlaku, pelapor bisa terancam sanksi balik apabila tuduhannya dianggap tidak berdasar.
Sebelum menjalani pemeriksaan, Hellyana sempat meminta agar pemanggilan oleh penyidik ditunda ke awal September.
Direktur Reskrimum Polda Babel, Kombes Pol M. Rivai Arvan, membenarkan adanya penundaan itu, meski alasan pastinya tidak diungkapkan.
Adapun kasus ini bermula ketika Adelia, mantan manajer sebuah hotel di Pangkalpinang, melaporkan Hellyana bersama penasihat hukumnya, Aldi.
Mereka menuding Hellyana memesan kamar hotel sejak masih menjabat sebagai anggota DPRD Babel pada 2023 hingga 2024, namun tidak pernah melunasi biaya yang mencapai puluhan juta rupiah.
Adelia mengaku terpaksa menanggung beban pembayaran karena pihak hotel memotong gajinya untuk menutup tagihan tersebut.