Islam
Bacaan Sholawat Huzna Qolbi: Beserta Tulisan Arab, Latin dan Terjemahannya
Membaca sholawat merupakan salah satu amalan ibadah yang memiliki banyak keutamaan.
Penulis: Lisa Lestari | Editor: Novita
POSBELITUNG.CO - Membaca sholawat merupakan salah satu amalan ibadah yang memiliki banyak keutamaan.
Melalui bacaan ini, umat Islam memohonkan rahmat Allah SWT untuk Nabi Muhammad SAW sekaligus memperkuat keimanan mereka.
Selain itu, membaca sholawat juga membawa ketenangan batin, terutama bagi hati yang sedang dilanda kesedihan.
Salah satu bacaan sholawat yang memiliki manfaat tersebut adalah Sholawat Huzna Qolbi.
Menurut laman Kesan.id, sholawat ini dinisbahkan kepada seorang ulama besar keturunan Rasulullah SAW, yakni Al-Habib Ali bin Hasan Al-Atthas.
Bacaan ini mengandung doa khusus agar kesedihan dan kegalauan dihapuskan.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيّدِنَا مُحَمَّدٍ ، اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ . وَأَذْهِبْ حُزْنَ قَلْبِي فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ
Allahumma shalli 'ala sayyidina Muhammadin Allahumma shalli 'alayhi wa sallam wa 'adzhib huzna qalbi fi dunya wal akhirah.
Artinya: "Ya Allah, limpahkankan shalawat kepada pemimpin kami Nabi Muhammad SAW. Ya Allah, berikan kepadanya shalawat dan salam. Hilangkanlah kesedihan hatiku di dunia dan akhirat."
Keutamaan membaca sholawat beserta dalil hadisnya antara lain:
1. Diangkat derajatnya. Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa dari umatmu bershalawat kepadamu sekali, Allah menuliskan baginya sepuluh kebaikan, menghapuskan sepuluh keburukan, meninggikan derajatnya sepuluh tingkatan, dan mengembalikannya dengan sepuluh derajat pula.” (HR Ahmad).
2. Doa lebih mudah terkabul. Nabi SAW bersabda: “Jika salah seorang di antara kalian berdoa, mulailah dengan mengagungkan Allah Azza wa Jalla dan memuji-Nya, kemudian bacalah sholawat untukku, setelah itu mintalah doa yang kalian kehendaki.” (HR Ahmad, Abu Dawud, dan Tirmidzi).
3. Pahala dilipatgandakan. Beliau bersabda: “Barang siapa bershalawat kepadaku sekali, Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.” (HR Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Nasa’i).
4. Mendapat syafaat Nabi. Abdullah bin Umar meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Jika kalian mendengar azan, ucapkanlah seperti muadzin, lalu bershalawat kepadaku. Siapa yang bershalawat kepadaku sekali, Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali. Kemudian mintalah wasilah untukku, yaitu suatu kedudukan di surga yang hanya diberikan kepada satu hamba Allah, dan aku berharap akulah hamba itu. Siapa yang memohonkan wasilah untukku, ia akan mendapatkan syafaat.” (HR Muslim).
5. Dikumpulkan bersama Nabi di surga. Rasulullah SAW bersabda: “Orang yang paling berhak bersamaku di hari kiamat adalah yang paling banyak membaca sholawat kepadaku.” (HR Tirmidzi).
(*)
| Bacaan Surah Al Asr: Beserta Tulisan Arab, Latin dan Terjemahannya |
|
|---|
| Bacaan Surah Al Humazah: Beserta Tulisan Arab, Latin dan Terjemahannya |
|
|---|
| Bacaan Surah Al Fiil: Beserta Tulisan Arab, Latin dan Terjemahannya |
|
|---|
| Bacaan Surah Al Quraisy: Beserta Tulisan Arab, Latin dan Terjemahannya |
|
|---|
| Bacaan Surah Al Kafirun: Beserta Tulisan Arab, Latin dan Terjemahannya |
|
|---|