Video

Kisah Santri Ponpes Ambruk: Haikal Ajak Salat, Rafi Rela Berkorban

Di balik tragedi ambruknya musala Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, tersimpan kisah haru tentang keteguhan iman dan pengorbanan para santri.

Penulis: Ilham Pratama | Editor: Teddy Malaka

POSBELITUNG.CO - Di balik tragedi ambruknya musala Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, tersimpan kisah haru tentang keteguhan iman dan pengorbanan para santri.

Salah satunya adalah Syahlendra Haikal (13), santri asal Probolinggo, yang tetap menyerukan salat meski tubuhnya tertimpa reruntuhan bangunan.

Dalam kondisi gelap dan penuh sesak, Haikal menepuk tubuh temannya sambil berkata, “Ayo salat, ayo salat.”

Temannya sempat bertanya siapa yang menjadi imam, lalu terdengar suara tak dikenal memimpin bacaan salat di balik puing-puing.

Ibadah pun tetap ditegakkan di tengah keterbatasan dan ketidakpastian hidup.

Menjelang Subuh, Haikal kembali mencoba membangunkan sahabatnya, namun ia tak lagi menjawab.

Saat itulah Haikal sadar, sahabatnya telah berpulang.

Kisah ini Haikal ceritakan sendiri usai berhasil dievakuasi.

Meski masih terlihat lemah, ia tetap tegar mengingat peristiwa yang akan membekas sepanjang hidupnya.

Selain perjuangan beribadah, Haikal juga menolak mengambil dua botol air yang tergeletak dekat dirinya karena merasa itu bukan haknya.

“Bukan milik saya,” katanya lirih setelah keluar dari reruntuhan.

Cerita keteguhan Haikal cepat menyebar di kalangan relawan dan warga sekitar.

Seorang relawan mengatakan, Haikal membuktikan bahwa iman bisa menjadi penopang terbesar, bahkan di tengah situasi paling sulit sekalipun.

Sang ibu, Dwi Ajeng, menuturkan dengan haru bahwa anaknya sempat dilanda haus hebat saat terjebak di bawah puing.

Dalam keadaan pasrah, Haikal merasa ada seorang anak kecil yang datang memberi minum, namun sosok itu kemudian menghilang begitu saja.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved