Video
Kepala BGN Blak-blakan Soal Dana Program MBG, Ternyata Baru Terserap Rp34 Persen dari Pagu Anggaran
Sehingga, dalam waktu kurang lebih sebulan, penyerapan anggaran MBG mengalami peningkatan hingga sekitar Rp8 triliun.
Penulis: Disa Aryandi | Editor: Novita
POSBELITUNG.CO -- Penyerapan dana untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) baru 34 persen atau Rp21,64 triliun dari pagu anggaran 2025 yang mencapai Rp27 triliun.
Hal itu diungkapkan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, usai rapat dengan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) di Kantor DEN, Jakarta, pada Jumat (3/10/2025).
"Hari ini (penyerapan anggaran MBG) sudah Rp21,64 triliun, jadi sudah mencapai Rp34 triliun secara keseluruhan, tetapi untuk bantuan pemerintah makan bergizinya Rp18,63 triliun, itu sudah mencapai 34 persen. Jadi sudah 37 persen penerima manfaat makan bergizi," kata Dadan.
Di sisi lain, mengacu dari laporan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada 25 September 2025 lalu, serapan anggaran program MBG hingga 8 September 2025 ketika itu baru mencapai Rp13 triliun.
Sehingga, dalam waktu kurang lebih sebulan, penyerapan anggaran MBG mengalami peningkatan hingga sekitar Rp8 triliun.
"Saat ini, 8 september yang lalu, realisasinya adalah Rp13 triliun," ujar Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Suahasil Nazara dalam konferensi pers APBN edisi September 2025.
Sementara, Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan, menilai serapan anggaran MBG sebesar Rp21,64 triliun sangat baik.
Ia pun meminta Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa untuk mengurungkan niatnya menarik anggaran MBG dan memindahkan ke program lainnya.
"Tadi kami pastikan juga bahwa penyerapan anggarannya sekarang kelihatan sangat membaik. Sehingga Menteri Keuangan tidak perlu nanti mengambil anggaran yang tidak terserap," ujar Luhut
Ia pun meminta Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa untuk mengurungkan niatnya menarik anggaran MBG dan memindahkan ke program lainnya.
"Tadi kami pastikan juga bahwa penyerapan anggarannya sekarang kelihatan sangat membaik. Sehingga Menteri Keuangan tidak perlu nanti mengambil anggaran yang tidak terserap," ujar Luhut. (*)
| Video : Heboh Video Ibu di Bekasi, Ngaku Dimintai Puluhan Juta Usai Anak Ditangkap |
|
|---|
| Video: Genderang Perang AS-Iran Kian Memanas, Trump Ultimatum Teheran, Singgung Proposal Perdamaian |
|
|---|
| Video: Ancaman Keras Iran, Dunia Tak Bisa Akses Minyak Jika AS Serang Ekspor Teheran di Selat Hormuz |
|
|---|
| Video: Wardatina Mawa Singgung Lagi Video Syur di Postingan Inara Rusli, Insanul Akhirnya Bereaksi |
|
|---|
| Video: Purbaya Yudhi Sadewa Tetap Tenang Hadapi Isu APBN, Pastikan Subsidi Energi Aman |
|
|---|