Video

Video: Genderang Perang AS-Iran Kian Memanas, Trump Ultimatum Teheran, Singgung Proposal Perdamaian

Genderang perang di Timur Tengah kembali terdengar, setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran saling melempar ancaman.

Tayang:
Penulis: Rusaidah | Editor: Rusaidah

POSBELITUNG.CO – Genderang perang di Timur Tengah kembali terdengar, setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran saling melempar ancaman.

Presiden AS, Donald Trump baru saja melayangkan ancaman paling agresifnya terhadap rezim Teheran.

Dalam wawancaranya dengan Axios, Trump menegaskan bahwa waktu bagi Iran untuk berkompromi sudah hampir habis.

Jika Iran tidak segera mengajukan proposal perdamaian yang lebih masuk akal, Washington tidak akan ragu untuk meluncurkan gelombang serangan militer yang jauh lebih destruktif.

"Waktu terus berjalan bagi Iran," ujar Trump.

"Jika mereka tidak datang membawa tawaran kesepakatan yang lebih baik, mereka akan dihantam dengan jauh lebih keras!" tegasnya.

Sebelumnya, rencana gencatan senjata yang sempat diupayakan lewat jalur diplomasi Pakistan dikabarkan telah mati suri atau berada dalam kondisi kritis.

Hubungan kedua negara kian memburuk setelah Gedung Putih secara tegas menolak draf kesepakatan dari Iran yang dinilai "tidak pantas".

Pihak Teheran melalui media pemerintahnya meminta AS menghapus seluruh sanksi ekonomi, mencairkan aset yang dibekukan, serta menghentikan blokade laut di Selat Hormuz secara instan sebelum negosiasi dimulai.

Di sisi lain, Iran sama sekali tidak menawarkan konsesi apa pun terkait program nuklir mereka—sebuah sikap yang membuat Trump meradang.

"Saya tidak suka surat (tanggapan) mereka. Sangat tidak pantas," ucap Trump saat menolak mentah-mentah penawaran tersebut.

(Youtube Posbelitung.co)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved