Video
Kim Jong Un Larang Perempuan Korut Implan Payudara, Sebut Budaya Kapitalis
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, dikabarkan melarang keras tindakan operasi implan payudara di negaranya.
Penulis: Ilham Pratama | Editor: Alza
POSBELITUNG.CO - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, dikabarkan melarang keras tindakan operasi implan payudara di negaranya.
Kebijakan ini disertai ancaman hukuman berat bagi perempuan yang terbukti melakukan prosedur tersebut.
Dikutip dari The Telegraph, Rabu (8/10/2025), Kim Jong Un menyebut bahwa praktik implan payudara merupakan simbol dari budaya kapitalis dan borjuis yang bertentangan dengan nilai-nilai sosialisme di Korea Utara.
Ia bahkan memerintahkan lembaga pengawasan lingkungan untuk menelusuri perempuan yang menunjukkan perubahan fisik mencolok.
Jika ditemukan indikasi melakukan operasi kecantikan, mereka akan diperiksa dan berpotensi menghadapi hukuman berat.
Larangan ini muncul setelah terjadi kasus di Kota Sariwon, di mana seorang dokter bersama dua wanita muda diadili dalam sidang publik karena melakukan operasi implan payudara ilegal.
Sidang tersebut digelar di aula kebudayaan kota pada pertengahan September 2025.
Menurut laporan media Korea Selatan, Daily NK, dokter yang menangani operasi itu diketahui merupakan mantan mahasiswa kedokteran yang telah keluar dari sekolah.
Dalam persidangan, jaksa menuduh kedua wanita tersebut telah terpengaruh gaya hidup kapitalis dan borjuis.
Mereka dinilai lebih mementingkan penampilan fisik daripada nilai-nilai ideologi negara.
Kedua wanita itu pun mengakui kesalahannya, namun berdalih hanya ingin memperbaiki bentuk tubuh tanpa bermaksud melanggar hukum.
Meski begitu, hakim menegaskan bahwa tindakan mereka dianggap sebagai ancaman terhadap ideologi dan ketertiban nasional.
Hakim berjanji menjatuhkan hukuman berat serta menampilkan barang bukti berupa alat medis, silikon ilegal, dan sejumlah uang tunai yang digunakan dalam operasi tersebut.
Ia juga menilai para terdakwa tidak menunjukkan kesetiaan terhadap sistem politik yang dianut Korea Utara.
Kasus ini memicu perdebatan di kalangan masyarakat.
| Video: Trump Ancam Tutup Hormuz Jika Damai Gagal, Genjatan Tak Diperpanjang, Lanjut Blokade Iran |
|
|---|
| Video: Jika Jalur Diplomasi Gagal, Trump Ancam Paksa Ambil Material Nuklir Iran, Jatuhkan Bom Lagi |
|
|---|
| Video: Terungkap Isi Video Bukti Perzinaan Inara Rusli dan Insanul Fahmi, Ternyata Hanya Kemesraan |
|
|---|
| Video: Ammar Zoni 2 Tahun Tak Hubungi Anak, Pilih Jaga Jarak di Tengah Proses Hukum |
|
|---|
| Video: Korban Tewas Iran 3.468 Orang, AS Lebih Tinggi, Hormuz Ditutup, IRGC Tembaki Tanker India |
|
|---|