Video

Menu MBG Viral di Depok, SPPG Klaim Sudah Sesuai Anjuran BGN

Program Makan Bergizi Gratis di Depok tengah menjadi sorotan publik setelah menu yang disajikan viral di media sosial.

Tayang:
Penulis: Ilham Pratama | Editor: Kamri

POSBELITUNG.CO - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Depok tengah menjadi sorotan publik setelah menu yang disajikan viral di media sosial.

Menu tersebut terdiri dari tiga potong kentang rebus, wortel, satu pangsit goreng, jeruk, dan saus saset.

Paket makanan ini dibagikan kepada siswa SD Negeri Mampang 1, Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok, Jawa Barat.

Banyak warganet mempertanyakan kualitas gizi dari menu tersebut karena terlihat minim dan kurang seimbang untuk anak sekolah.

Setelah ditelusuri, menu itu merupakan bagian dari program MBG yang dijalankan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mampang 1, di bawah naungan Badan Gizi Nasional (BGN).

SPPG bertugas memasak, mengemas, dan mendistribusikan menu MBG setiap hari sesuai standar yang telah ditentukan oleh BGN.

Baca juga: Yayasan SPPG Kurnia Jaya Komitmen Jaga Kualitas Pangan Makan Bergizi Gratis di Belitung Timur

Menanggapi menu viral itu, Kepala SPPG Mampang 1, Mustika menjelaskan bahwa komposisi makanan sudah sesuai pedoman gizi yang berlaku.

Ia menyebutkan, pangsit goreng yang disajikan sebenarnya mengandung protein hewani dari daging dan telur.

Namun, Mustika juga mengakui tampilan menu tersebut memang kurang menarik secara visual.

“Untuk penampilan kami akui masih kurang berkenan, tapi tetap mengedepankan standar dari BGN,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa menu itu dirancang berdasarkan analisis ahli gizi dan tim dapur agar sesuai kebutuhan anak-anak.

Sementara itu, ahli gizi SPPG Mampang 1, Deni Rizky Iftitah menjelaskan kentang rebus digunakan sebagai pengganti nasi.

Pangsit goreng dan wortel rebus berperan sebagai sumber protein nabati dan hewani.

Deni menambahkan, meski secara tampilan tidak terlihat kandungan gizinya, tetapi menu tersebut sudah mengikuti anjuran Kementerian Kesehatan tentang “Isi Piringku” yang harus memuat karbohidrat, protein, sayur, dan buah.

Menurutnya, porsi tersebut sudah sesuai dengan standar BGN, yakni 300 kalori untuk siswa kelas 1–3 SD dan 360–390 kalori untuk kelas 4–6 SD.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved