Video
Profil Ellen Joan Kumaat, Eks Rektor Unsrat Dua Periode yang Kini Ditahan Kejati
Mantan Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat, MSc DEA, resmi ditahan
Penulis: Ilham Pratama | Editor: Kamri
POSBELITUNG.CO - Mantan Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat, MSc DEA, resmi ditahan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara pada Jumat (17/10/2025).
Penahanan dilakukan setelah dia menjalani pemeriksaan intensif di kantor Kejati Sulut.
Kini Ellen dititipkan di Rutan Kelas IIA Malendeng, Manado, bersama dua tersangka lainnya.
Perkara yang menjeratnya berkaitan dengan dugaan penyimpangan pengelolaan bantuan Bank Dunia untuk pembangunan Gedung Fakultas Hukum Unsrat.
Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sulut, Januarius Bolitobi, SH membenarkan langkah penahanan tersebut.
Ia menjelaskan dari empat tersangka yang dipanggil, tiga telah ditahan sementara satu lainnya masih dalam pemeriksaan medis karena alasan kesehatan.
“Benar, tiga orang sudah kami tahan.
Satu orang lagi masih menjalani pemeriksaan karena kondisi kesehatannya belum memungkinkan,” jelas Bolitobi.
Kejati Sulut juga berencana menyampaikan perkembangan lebih lanjut melalui rilis resmi pada Sabtu (18/10/2025).
Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan sosok akademisi berpengaruh di Sulawesi Utara.
Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat dikenal sebagai tokoh pendidikan yang lama berkarya di dunia akademik.
Ia lahir pada 9 Juli 1960 dan menjabat sebagai Rektor Unsrat selama dua periode, yakni 2014–2018 dan 2018–2022.
Dalam pemilihan rektor, ia berhasil unggul dengan 51 suara mengalahkan dua pesaingnya yang masing-masing memperoleh 41 dan 5 suara.
Ellen menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Teknik Sipil Unsrat pada 1984 dan melanjutkan studi magister di Institut Teknologi Bandung (ITB) meraih gelar MSc pada 1988.
Kemudian ia melanjutkan pendidikan di Institut National des Sciences Appliquées de Toulouse, Prancis, dan memperoleh gelar DEA pada 1990 serta menyelesaikan program doktor pada 1994.
| Video: Trump Ancam Tutup Hormuz Jika Damai Gagal, Genjatan Tak Diperpanjang, Lanjut Blokade Iran |
|
|---|
| Video: Jika Jalur Diplomasi Gagal, Trump Ancam Paksa Ambil Material Nuklir Iran, Jatuhkan Bom Lagi |
|
|---|
| Video: Terungkap Isi Video Bukti Perzinaan Inara Rusli dan Insanul Fahmi, Ternyata Hanya Kemesraan |
|
|---|
| Video: Ammar Zoni 2 Tahun Tak Hubungi Anak, Pilih Jaga Jarak di Tengah Proses Hukum |
|
|---|
| Video: Korban Tewas Iran 3.468 Orang, AS Lebih Tinggi, Hormuz Ditutup, IRGC Tembaki Tanker India |
|
|---|