Video

JS Akhirnya Angkat Suara, Bantah Cerita Melda Safitri dan Singgung Pelantikan

Kisah rumah tangga Melda Safitri, wanita asal Aceh Singkil, menjadi perhatian publik setelah dirinya mengaku diceraikan suaminya

Tayang:
Penulis: Ilham Pratama | Editor: Alza

POSBELITUNG.CO - Kisah rumah tangga Melda Safitri, wanita asal Aceh Singkil, menjadi perhatian publik setelah dirinya mengaku diceraikan suaminya, JS, dua hari sebelum sang suami dilantik sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Melda bercerita bahwa ia telah menemani perjuangan suaminya sejak awal, hidup sederhana, dan membantu ekonomi keluarga dengan berjualan sayur dan cabai.

Namun, ketika JS dinyatakan lulus seleksi dan akan menerima Surat Keputusan pengangkatan, ia justru menceraikannya.

Setelah beberapa hari diam, JS akhirnya buka suara dan memberikan klarifikasi kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Aceh Singkil.

Dalam penjelasannya, JS membantah tudingan bahwa ia menceraikan Melda secara mendadak menjelang pelantikan.

Ia menegaskan bahwa rumah tangganya telah bermasalah jauh sebelum dirinya dinyatakan lulus PPPK.

Kepala BKPSDM Aceh Singkil, Azman, menyampaikan bahwa perceraian tersebut dilakukan pada 14 September 2025 dan disaksikan oleh keluarga serta kepala desa.

Menurutnya, proses itu dilakukan secara kekeluargaan dan bukan mengikuti mekanisme perceraian ASN, yang seharusnya melalui izin atasan serta proses mediasi.

Meski begitu, Azman menilai prosedur yang dilakukan JS tetap tidak sesuai aturan kepegawaian dan akan dilakukan klarifikasi lebih lanjut oleh tim disiplin ASN.

Sementara itu, Melda mengungkap awal keretakan rumah tangganya berawal dari pertengkaran kecil.

Ia mengatakan bahwa sang suami marah karena tidak menemukan lauk saat pulang kerja pada 14 Agustus 2025.

Pertengkaran itu memuncak ketika JS melontarkan kata-kata kasar lalu menjatuhkan talak tiga sebelum meninggalkan rumah.

Tiga hari setelah kejadian itu, JS resmi dilantik sebagai PPPK di Satpol PP Aceh Singkil.

Melda mengaku kecewa karena merasa ditinggalkan setelah berjuang dari nol bersama suaminya.

Ia bahkan menyebut bahwa seluruh perlengkapan pelantikan, termasuk seragam Korpri, dibeli dari hasil jualan gorengan miliknya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved