Ledakan di Jakarta Utara
Tulisan Misterius di Senjata Pelaku Ledakan SMAN 72, Bikin Geger!
Kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta masih terus menjadi sorotan publik, terutama setelah polisi menemukan sebuah senjata mainan
Penulis: Ilham Pratama | Editor: Alza
Ringkasan Berita:
- Kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta masih diselidiki, dengan temuan senjata mainan bertuliskan simbol dan nama asing di lokasi kejadian.
- Senjata itu diduga milik FN, siswa kelas XII yang ditemukan tak sadarkan diri di dekat lokasi ledakan dan kini berstatus terduga pelaku.
- FN mengalami luka di kepala dan dada akibat ledakan, telah menjalani operasi, dan kini dalam kondisi stabil di bawah pengawasan polisi.
POSBELITUNG.CO - Kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta masih terus menjadi sorotan publik, terutama setelah polisi menemukan sebuah senjata mainan di lokasi kejadian yang diduga milik FN, siswa kelas XII yang kini berstatus sebagai terduga pelaku.
Penemuan itu terjadi pada Jumat (7 November 2025) di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Senjata tersebut ditemukan tak jauh dari titik ledakan dan memiliki sejumlah tulisan serta simbol yang menimbulkan banyak pertanyaan.
Di dekatnya, FN ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dengan luka di kepala dan tubuh yang lemas, diduga akibat ledakan bahan peledak rakitan yang tengah ia tangani.
FN segera dibawa ke rumah sakit untuk menjalani operasi di bagian kepala dan dada.
Kondisinya kini dilaporkan mulai stabil dan masih berada dalam pengawasan tim medis serta pihak kepolisian.
Sementara itu, penyelidikan terhadap barang bukti terus dilakukan, termasuk upaya memaknai tulisan misterius di senjata mainan tersebut.
Tulisan pertama yang ditemukan bertuliskan “For Agartha”.
Istilah ini merujuk pada mitologi esoterik tentang peradaban tersembunyi di dalam bumi, namun dalam beberapa ideologi ekstrem, istilah itu diartikan sebagai simbol supremasi kulit putih.
Selanjutnya, ada tulisan “14 Words” yang merupakan slogan rasis dari kelompok ekstrem kanan Amerika Serikat.
Frasa itu berasal dari kalimat “We must secure the existence of our people and a future for white children”, yang diciptakan oleh tokoh supremasi kulit putih, David Lane.
Nama “Brenton Tarrant” juga muncul di senjata tersebut.
Ia dikenal sebagai pelaku penembakan dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, pada tahun 2019 yang menewaskan 51 orang.
Selain itu, tertulis pula nama “Luca Traini”, seorang Neo Nazi asal Italia yang melakukan penembakan terhadap enam imigran Afrika pada 2018.
Ada pula “Alexandre Bissonnette”, pelaku penembakan masjid di Quebec, Kanada, tahun 2017 yang menewaskan enam orang.
| Saksi Ungkap Perilaku Siswa Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72, Dendam Lama |
|
|---|
| TNI dan Polri Perketat Pengamanan di SMAN 72 Jakarta Usai Peristiwa Ledakan |
|
|---|
| Penampakan Paket Serbuk yang Disita Polisi dari Kediaman Terduga Pelaku Ledakan di SMAN 72 Jakarta |
|
|---|
| Sosok FN Terduga Pelaku Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Warga Ungkap Sifat Aslinya |
|
|---|
| Polisi Geledah Rumah Terduga Pelaku Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Temukan Serbuk Mencurigakan |
|
|---|