Video

Longsor Sibolga Sumut: 5 Tewas, 17 Rumah Rusak Dihantam Material Tebing

Lima warga dilaporkan meninggal dunia akibat bencana tanah longsor yang terjadi di Kota Sibolga, Sumatra Utara (Sumut) sejak Selasa (25/11/2025).

Penulis: Ilham Pratama | Editor: Novita

Satu mobil komunikasi berbasis satelit ikut dikerahkan, ditambah satu unit Starlink sebagai akses internet darurat.

Ferry menambahkan bahwa pihaknya turut mengirimkan drone untuk memantau kondisi lapangan dari udara.

“Perangkat-perangkat ini dikirim supaya komunikasi di lapangan dan proses pelaporan dapat berjalan lebih lancar,” ujarnya.

Pengiriman perlengkapan komunikasi tersebut dilakukan sejak Selasa malam setelah infrastruktur jaringan dilaporkan hancur.

Selain perangkat, Polda Sumut juga menurunkan delapan personel ahli di bidang teknologi jaringan dan internet.

“Tim berangkat bersama personel Samapta dan Brimob,” tutupnya.

Evakuasi Warga

Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias melalui Pos SAR Sibolga mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Aek Muara Pinang, Kota Sibolga, pada Selasa (25/11/2025) dini hari.

Sibolga merupakan sebuah kota di pesisir barat Sumatra Utara yang terletak di tepi Teluk Tapian Nauli.

Daerah ini dikenal sebagai “Kota Ikan” sekaligus pusat aktivitas pelabuhan karena sejarahnya sebagai wilayah perdagangan laut.

Banjir dan longsor terjadi di sejumlah titik seperti Perumahan Pandan Asri, BKKBN, Sibuluan Nauli, Sibuluan Rindu Alam, Hajoran, Perumahan Pandai Permai dekat Matauli, Tangga Seratus Sibolga, Klinik Yakin Sehat Sibuluan Lambok, Sibuluan Hotagodang, dan Jalan Sipansihaporas.

“Pos SAR Sibolga menempuh waktu sekitar 20 menit untuk tiba di lokasi,” terang Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii dalam keterangan tertulis, Rabu (26/11/2025).

Setelah menerima laporan, Kantor SAR Nias melalui Pos SAR Sibolga langsung mengirim tim penyelamat yang terdiri dari lima personel Pos SAR dan dibantu 14 ABK KN SAR Nakula sekitar pukul 02.40 WIB untuk melakukan assessment dan penanganan.

KN SAR Nakula merupakan kapal cepat milik Basarnas yang digunakan dalam operasi penyelamatan di wilayah perairan barat Sumatra Utara, dengan markas di Pelabuhan Sibolga.

Tim penyelamat tiba di lokasi sekitar pukul 03.00 WIB.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved