Video
Evakuasi Banjir Aceh, Sumut, Sumbar, Warga Langkat Bawa Bekal Sendiri
Tiga provinsi di Pulau Sumatra tengah menghadapi bencana banjir dan tanah longsor.
Penulis: Ilham Pratama | Editor: Alza
Ringkasan Berita:
- Banjir dan longsor melanda Sumut, Sumbar, dan Aceh, memaksa ribuan warga mengungsi.
- Di Langkat, banjir setinggi pinggang merendam permukiman dan Jalinsum, warga dievakuasi dengan rakit darurat.
- Di Padang warga sempat bertahan di atap, sementara di Pidie Jaya 100 orang termasuk siswa dan guru berhasil diselamatkan tim SAR.
POSBELITUNG.CO - Tiga provinsi di Pulau Sumatra tengah menghadapi bencana banjir dan tanah longsor.
Bencana banjir serta tanah longsor tersebut dilaporkan terjadi di tiga wilayah sekaligus, yaitu Sumatra Utara (Sumut), Sumatra Barat (Sumbar), dan Aceh.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, menyampaikan bahwa ribuan warga terpaksa harus mengungsi akibat bencana hidrometeorologi ini.
Di Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Sumut, satu keluarga terlihat mengungsi sambil membawa bantal dan sembako milik mereka sendiri.
Warga Desa Batu Malenggang meninggalkan rumahnya dengan berjalan kaki setelah air banjir di wilayah itu mencapai setinggi pinggang orang dewasa.
Dengan menggunakan rakit sederhana yang dibuat dari batang pisang, seorang pria tampak mengevakuasi seorang perempuan dewasa bersama tiga anak.
Pengungsi tersebut terlihat membawa perlengkapan tidur seperti bantal serta bahan makanan yang dipikul menuju lokasi pengungsian yang berada di area lebih tinggi, Jumat (28/11/2025).
Menurut laporan Tribun-Medan.com, seorang warga bernama Alfian mengatakan bahwa air mulai menggenang di Kecamatan Hinai sejak sekitar pukul 12.00 WIB.
“Saat sekitar pukul 12.00 WIB, air sudah naik di Kecamatan Hinai ini hingga mencapai Jalan Lintas Sumatera Medan-Aceh,” ujarnya.
Kondisi Desa Batu Melenggang dilaporkan semakin parah karena ketinggian air terus meningkat.
“Kalau di Kecamatan Hinai, banjir sudah sepinggang orang dewasa, dan hari ini debit air makin tinggi,” ungkap Alfian.
Ia bersyukur karena tidak ada korban jiwa akibat banjir di wilayah tersebut.
Selain merendam pemukiman, air juga mulai menutupi Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) Medan-Aceh.
Warga Padang Bertahan di Atap
Di sisi lain, seorang warga di Kota Padang, Sumbar, membagikan kisahnya saat banjir menerjang rumahnya.
Pada Kamis (27/11/2025), banjir menghantam rumahnya yang berada di kawasan Lubuk Minturun, Kota Padang.
Ia bersama keluarganya langsung menyelamatkan diri dengan naik ke atap rumah.
“Melihat air semakin deras, kami sekeluarga yang berjumlah enam orang langsung naik ke atap dan bertahan di sana selama satu jam,” katanya sambil membersihkan motor yang sebelumnya terendam air.
Dikutip dari TribunPadang.com, ia menyaksikan air menghantam rumahnya dengan sangat kuat hingga membuat isi rumah berantakan.
Tidak lama setelah itu, air mulai surut dan ia segera menyelamatkan diri tanpa sempat membawa barang apapun.
Ia mengaku baru kali ini mengalami banjir separah ini di rumahnya.
Sebelumnya, kawasan tersebut tidak pernah mengalami banjir besar dan tidak menimbulkan korban.
“Banjir besar seperti ini tidak pernah kami bayangkan bisa terjadi, padahal daerah ini termasuk kategori aman dari bencana, tetapi kali ini berbeda,” ucapnya.
100 Warga Pidie Jaya Terjebak 2 Hari
Tim SAR gabungan berhasil menyelamatkan 100 warga yang terjebak banjir di Kompleks Sekolah IT Pante Gelima, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, pada Jumat (28/11/2025).
Komandan Tim Rescue Basarnas Banda Aceh, Maimun, menyatakan bahwa para warga yang sebelumnya terjebak banjir terdiri dari siswa, guru, serta warga sekitar sejak 26 November 2025.
“Seluruh korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 12.35 WIB dan kemudian dibawa ke posko dalam keadaan selamat,” ujarnya.
“Sebagian siswa juga sudah dijemput oleh orang tua mereka,” tambahnya kepada Serambinews.com.
Total korban yang dievakuasi meliputi 55 siswa, 10 guru pendamping, dan 35 warga yang tinggal di sekitar kompleks sekolah.
Maimun menambahkan bahwa sekitar pukul 14.00 WIB, tim SAR akan bergerak menuju lokasi operasi berikutnya di Kecamatan Meurah Dua.
“Kami menerima laporan dari masyarakat bahwa masih banyak warga yang masih terjebak,” ujarnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Evakuasi Warga dari Banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar: Warga Langkat Bawa Bantal dan Sembako Sendiri
| Video : Netanyahu Dikabarkan Temui Presiden UEA Diam-Diam di Tengah Perang Iran-Israel |
|
|---|
| Video: Wardatina Mawa Tulis Komentar Pedas di Threads Inara Rusli, Kalimatnya jadi Sorotan |
|
|---|
| Video : Iran Simpan 11 Ton Uranium Pascaserangan AS, Dunia Khawatir Krisis Nuklir Kian Memanas |
|
|---|
| Video: Iran-China Pererat Hubungan, Araghchi Bertemu Wang Yi di Beijing: Teheran Siap Hadapi Agresi |
|
|---|
| Video: Posisi AS Makin Terdesak, Bocoran Intelijen: Iran Pulihkan 90 Persen Basis Rudal Bawah Tanah |
|
|---|