Video

Potret Sarah Raja, Dusun Terpencil Aceh Utara Tanpa Akses Darat Huni 28 KK

Satu pekan setelah banjir besar melanda tiga provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, masih terdapat sejumlah wilayah yang belum tersentuh

Penulis: Ilham Pratama | Editor: Evan Saputra

Ringkasan Berita:
  • Dusun Sarah Raja di Kabupaten Aceh Utara menjadi salah satu dusun terparah kondisinya akibat banjir di Provinsi Aceh.
  • Daerah pedalaman di Aceh Utara ini tak terjangkau jalan darat.
  • Bantuan logistik untuk korban banjir harus didistribusikan melalui udara air airdrop.

POSBELITUNG.CO - Satu pekan setelah banjir besar melanda tiga provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, masih terdapat sejumlah wilayah yang belum tersentuh penyaluran bantuan.

Salah satu wilayah yang masih terisolasi adalah Dusun Sarah Raja di Kabupaten Aceh Utara.

Kondisi ini diketahui setelah Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Infanteri Ali Imran, melakukan pemantauan udara ke pedalaman Langkahan pada Rabu, 3 Desember 2025.

Korem 011/Lilawangsa merupakan satuan komando kewilayahan di bawah Kodam Iskandar Muda.

Markas satuan tersebut berada di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh.

Kolonel Ali Imran menjelaskan bahwa Dusun Sarah Raja, yang berada di Desa Leubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, merupakan daerah terpencil tanpa akses jalan darat.

Kondisi tersebut membuat penyaluran bantuan logistik hanya bisa dilakukan melalui jalur udara.

Saat menuju wilayah terisolasi itu, rombongan Danrem menggunakan motor trail dan truk reo untuk melintasi lumpur serta material sisa banjir yang memenuhi ruas jalan.

Menurut Ali Imran, banjir yang terjadi telah meratakan pemukiman warga di dusun tersebut.

Satu dusun bahkan tidak dapat dijangkau melalui daratan sehingga bantuan harus dikirim menggunakan metode airdrop.

Airdrop merupakan teknik pengiriman logistik dari udara menggunakan helikopter, pesawat, atau drone ketika akses darat tidak dapat dilalui karena bencana atau medan yang ekstrem.

Ia menyampaikan bahwa kondisi warga sangat memprihatinkan karena kehilangan rumah, harta benda, serta lahan pertanian yang menjadi sumber mata pencaharian mereka.

Sejak bencana terjadi, masyarakat bertahan dengan keterbatasan tempat tinggal, makanan, air bersih, dan obat-obatan.

TNI hadir untuk melihat langsung situasi di lapangan dan memastikan warga yang terdampak tetap menerima bantuan dasar.

Ali Imran menegaskan bahwa akses menuju masyarakat terisolasi sangat sulit ditembus melalui jalur darat.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved