Video

Video: Dunia Tercengang, Iran Umumkan Kemenangan atas Israel dan Amerika Serikat

Republik Islam Iran telah menyatakan "kekalahan bersejarah dan telak" bagi Amerika Serikat (AS) dan rezim Israel setelah 40 hari perang.

Penulis: Rusaidah | Editor: Rusaidah

POSBELITUNG.CO -- Republik Islam Iran telah menyatakan "kekalahan bersejarah dan telak" bagi Amerika Serikat (AS) dan rezim Israel setelah 40 hari perang.

Demikian media Iran Press TV memberitakan pagi ini, Rabu (8/4/2026), setelah ancaman Presiden AS Donald Trump akan membom Iran tidak terbukti.

Trump sebelumnya mengancam Iran dengan kalimat “seluruh peradaban akan mati malam ini, dan tidak akan pernah bisa dihidupkan kembali” jika tidak ada kesepakatan yang tercapai sebelum tenggat waktu yang dia tetapkan hingga tadi malam.

Sejumlah media Iran mengumumkan bahwa AS terpaksa menerima proposal 10 poin dari Iran yang mencakup gencatan senjata permanen, pencabutan semua sanksi, dan penarikan pasukan tempur AS dari kawasan tersebut.

Press TV mengutip rilis resmi Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran yang mengatakan bahwa AS dan Israel telah menderita kekalahan yang tak terbantahkan dan sekarang "tidak melihat jalan keluar lain selain tunduk pada kehendak bangsa Iran yang agung dan Poros Perlawanan yang terhormat."

Pengumuman ini disampaikan pada hari ini tepat hari ke-40 perang agresi AS-Israel terhadap Iran.

Perang yang dimulai dengan pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei dan para komandan berpangkat tinggi pada tanggal 28 Februari.

"Iran dan gerakan perlawanan hampir sepenuhnya menghancurkan mesin militer Amerika di kawasan itu," demikian pernyataan resmi Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.

Lebih lanjut dinyatakan bahwa Amerika Serikat memahami sejak 10 hari pertama perang bahwa mereka tidak dapat menang.

"Tidak hanya tidak satu pun dari tujuan utama musuh terwujud, tetapi musuh menyadari sekitar 10 hari setelah dimulainya perang bahwa mereka tidak akan mampu memenangkan perang ini," kata pernyataan itu.

"Karena alasan ini, melalui berbagai saluran dan metode, musuh mulai berupaya menjalin kontak dengan Iran dan meminta gencatan senjata.

 Sembari menyatakan kemenangan, badan keamanan tertinggi itu juga mendesak agar kewaspadaan terus ditingkatkan.

"Kami mengucapkan selamat kepada seluruh rakyat Iran atas kemenangan ini," bunyi pernyataan tersebut dan menekankan bahwa sampai rincian kemenangan ini diselesaikan, masih dibutuhkan keteguhan dan kehati-hatian para pejabat serta pelestarian persatuan dan solidaritas di antara rakyat Iran."

(Posbelitung.co)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved