Mesut Ozil Tolak Tawaran Gaji Rp 1 Triliun Per Pekan dari Klub di Asia Demi Arsenal

Mesut Ozil Tolak Tawaran Gaji Rp 1 Triliun Per Pekan dari Klub di Asia Demi Arsenal

Mesut Ozil Tolak Tawaran Gaji Rp 1 Triliun Per Pekan dari Klub di Asia Demi Arsenal
facebook/Mesut Ozil
BERDOA- Mesut Ozil sedang berdoa sebelum pertandingan di tim Arsenal. Ozil memasang foto ini di akun Facebooknya saat mengucapkan salam menyambut datangnya Bulan Ramadan. 

POSBELITUNG.CO -- Mesut Ozil, Bintang Arsenal dilaporkan telah menolak kesempatan untuk menjadi salah seorang pemain sepak bola yang memperoleh bayaran tertinggi di dunia.

Menurut agennya, Dr Erkut Sogut, pemain kelahiran Jerman itu menolak tawaran 'gila' dari klub-klub Asia yang bernilai gaji 1 juta pounds atau sekitar Rp 1,8 triliun per minggu.

Diketahui, Mesut Ozil kini memasuki lima bulan terakhir dari kontraknya bersama Arsenal.

Dalam kesepakatannya, sebagaimana dikutip dari Mail Online-mStar Online yang dilansir dari laman mynewshub, Ozil setuju untuk menandatangani kontrak selama tiga setengah tahun dengan menerima upah senilai 350 ribu pounds per minggu pada Februari.

Baca: Terkendala Biaya, Program Pengiriman Buku Gratis yang Dijanjikan Jokowi Terhenti, Ini Jelasnya

Baca: 7 Fakta Poster Jokowi Raja, Pemasang Ngaku Dibayar Rp 10 Ribu, Bawaslu Anggap Bukan Kampanye Hitam

Kesepakatan itu cukup untuk membuatnya menjadi pemain klub sepak bola yang mendapatkan bayaran tertinggi, yang menyebabkan banyak orang menyimpulkan bahwa angka juga memainkan peran.

Namun, melalui wawancara bersama Evening Standard, Sogut mengungkapkan, Ozil telah menolak kesempatan untuk mendapatkan apa yang seharusnya menjadi kontrak senilai 1 juta pounds seminggu untuk bermain di Asia.

"Kami mendapat beberapa penawaran yang sangat besar dari Asia - beberapa adalah 'tawaran gila'," kata Sogut.

"Tapi, bagi Mesut, uang bukan faktor terbesar.

Baca: Kisah Guru Mengaji Lahir Tanpa Tangan, Pernah Dilempar Pakai Uang Hingga Buat Hal Menakjubkan

Baca: Potret Penampilan Kasual Veronika Tan dan Putrinya Saat Menonton Film A Man Called Ahok

"Uang jelas merupakan salah satu hal penting untuk dipertimbangkan, tetapi orang harus ingat bahwa kemampuan sepak bola hanyalah salah satu aspek dari negosiasi kontrak. Dampak komersial pemain saat ini adalah penting.

"Mesut memiliki media sosial terbesar dibandingkan dengan pemain manapun di Liga Premier dan saya baru saja membaca bahwa kaus jersenya (penjualan) adalah yang terbesar di klub.

Pasarnya di seluruh dunia," kata Sogut.

Baca: Suami di Batam Jual Istri dan Adik Ipar ke Pria Hidung Belang Teman Sendiri

Simak Vidoenya di bawah ini:

(*)

Baca: Pengamat Asing Sebut Presiden Jokowi Berubah Jadi Otoriter, Fahri Hamzah Beri Pesan Ini buat Timses

Baca: Rekaman Video Lonceng Terbang Lintasi Wilayah Udara Swedia Beredar, Begini Penjelasannya

Baca: Gagal Perjuangkan Rohingya, Amnesty Internasional Tarik Kembali Penghargaan dari Suu Kyi

Baca: Kemaluan Pria Dipatuk Ular Piton 3 Meter saat BAB di Toliet, Ada 15 Jahitan dari Ujung ke Skrotum

Baca: Kisah John Kei yang Mengaku Menyesali Perbuatan Masa Lalunya Kalau Saya Mati, Saya Mau Masuk Surga

Penulis: asmadi
Editor: teddymalaka
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved