Rekam Jejak Novel Baswedan, Diminta Pindah dari KPK ke BUMN

Novel Baswedan lahir di Semarang, Jawa Tengah 20 Juni 1977.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan saat tiba di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Kamis (10/12/2015). Novel Baswedan memenuhi panggilan Bareskrim untuk pelimpahan berkas tahap dua dari Bareskrim ke Kejaksaan Tinggi Bengkulu terkait dugaan penganiayaan saat menjabat Kepala Satuan Reserse Polres Kota Bengkulu pada tahun 2004. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

6. Membongkar kasus jual beli perkara pemilukada yang melibatkan Ketua MK Akil Mochtar

7. Menyidik kasus simulator SIM yang menyeret Kepala Korps Lintas Polri Inspektur Jenderal Djoko Susilo

8. Menyidik perkara dugaan suap dan gratifikasi Wakapolri Komjen Budi Gunawan

Diincar Polisi

Oktober 2012, dua hari setelah penetapan Djoko Susilo sebagai tersangka, Bareskrim Mabes Polri hendak menangkap Novel dengan tuduhan menembak mati tersangka pencuri sarang burung walet di Bengkulu tahun 2004.

Ketegangan penangkapan Novel meledakkan hubungan KPK dan Polri dan membuat Presiden SBY turun tangan.

Presiden meminta Kepolisian menghentikan pengusutan kasus Novel.

Polisi membuka lagi penyidikan atas Novel setelah KPK menyidik dugaan suap dan gratifikasi Budi Gunawan, calon Kapolri yang pelantikannya dibatalkan Presiden Joko Widodo karena menjadi tersangka pada Januari 2015

Februari 2016, Kejagung berniat hentikan perkara Novel dengan syarat Novel dipindahkan dari KPK menjadi pejabat BUMN. (tribunnews/berbagai sumber)

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved