Mengharukan, Ini Surat Terbuka Wanita Belanda Mencari Ibu Kandungnya di Indonesia
Seorang perempuan yang mengaku bernama Nadine (39) membuat halaman Facebook khusus yang ia gunakan untuk mencari keberadaan ibunya.
POSBELITUNG.COM - Seorang perempuan yang mengaku bernama Nadine (39) membuat halaman Facebook khusus yang ia gunakan untuk mencari keberadaan ibunya.
Di Facebook bernama 'Searching for my mother -Mohon Bantuan, Saya Mencari Ibu Saya' tersebut, Nadine menjelaskan perihal asal usulnya hingga ia terpisah dengan ibunya.

FACEBOOK/ SEARCHING FOR MY MOTHER
Untuk memperkuat hal itu, perempuan yang mengaku lahir di Jakarta ini melampirkan sejumlah bukti termasuk foto-fotonya ketika bayi.
"Hallo, Nama saya Nadine, umur saya 39 tahun. Saya lahir di Jakarta, Indonesia. Waktu saya masih berumur 6 minggu, saya diadopsi ke Belanda. Kini saya ingin mencari ibu/keluarga kandung saya."
"Apa yang saya ketahui adalah, nama keluarga ibu saya adalah Meisri. Beliau dulu tinggal di daerah Menteng. Dan kini berumur sekitar 58 tahun."
"Kemungkinan beliau berasal dari Sulawesi. Maukah kalian bantu membagikan halaman ini dan meng-klik tanda “suka” untuk menolong saya menemukan keluarga saya? Terima kasih sebelumnya," demikian status yang ia buat pada Jumat (19/2/2016) dengan keterangan lokasi di Rotterdam, Netherlands.

FACEBOOK/ SEARCHING FOR MY MOTHER
Ia juga memuat surat yang menggambarkan curahan hatinya, sekaligus harapannya untuk bertemu dengan sang bunda.
Surat itu ada yang dibuat dengan menggunakan bahasa Indonesia, dan satu lagi menggunakan bahasa Belanda.
Berikut merupakan salah satu suratnya :

FACEBOOK/ SEARCHING FOR MY MOTHER
Ibu sayang,
Ingatkah kau padaku? Pernahkah kau menyayangiku dan masihkah kau sayang padaku atau kau telah melanjutkan hidupmu dan melupakanku?
(Aku harap tidak begitu!) Pernahkah kau bertanya-tanya bagaimanakah nasib bayi usia lima minggu, yang, meskipun kau rawat dengan baik, kau tinggalkan di rumah yatim-piatu dengan harapan mendapatkan masa depan yang lebih baik?
Yah masa depan dan kesempatan yang lebih baik itu dengan kedua tangan telah kugenggam dan dapatkan!
Dan masa depan yang lebih baik itu telah membentukku menjadi siapa aku sekarang. Karenanya aku selalu membayangkanmu dan terkadang juga ingin aku mengetahui latar belakang kelahiranku.
Aku berharap kau juga mengenangku, sehingga kita walau sekejap saja, meski hanya dalam hati, kembali saling terhubung satu sama lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/adopsi_20160219_211652.jpg)