Yusril Klaim Berpengalaman Atasi Masalah Lebih Besar dari Persoalan Jakarta
Banyak yang meragukan pencalonan Yusril sebagai bakal cagub DKI Jakarta. Pertanyaan pun kerap datang soal rencananya itu.
MANGGAR, POS BELITUNG - "Bagi orang Belitong, tidak usah terlalu khawatir dengan ini (pencalonan Yusril sebagai Cagub DKI Jakarta). Kalau saya menang, Ahok yang kalah, atau Pak Ahok yang menang, saya yang kalah, tetap orang Belitong yang jadi Gubernur DKI. Jadi orang Belitong tak perlu khawatir soal ini,"
Baca: Duh, Kakek Ini Ajak Tonton Cucunya Video Porno Berkali-kali, Lalu Pangku dan Buka Bajunya
Kalimat tersebut merupakan pernyataan Yusril Ihza Mahendra kepada sejumlah wartawan di kediamannya, Jalan Raya Kartini, Desa Lalang, Kecamatan Manggar, Kabupaten Beltim, Rabu (9/3) lalu terkait Pilkada DKI Jakarta.
Sambil lesehan di lantai papan teras kediamannya di Manggar dan mengenakan kaus putih, pakar hukum tata negara beken asal Pulau Belitung ini berbicara panjang lebar soal kesibukannya di Jakarta.
Baca: Ekor Sapi Putus Gara-gara Ditarik Pencuri
Kesibukan yang dimaksud adalah soal rencananya maju di Pilkada DKI Jakarta melawan putra Pulau Belitung, bakal calon dari petahana, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Mantan Menkumham ini menilai telah yerjadi perkembangan opini publik bahwa akan terjadi duel, head to head melawan Ahok, selama sebulan belakangan.
Baca: Hasil Lengkap Pertandingan Liga Eropa Jumat (11/3/2016)
Pernyataan itu berdasarkan penilaian Yusril sejak satu bulan pasca menyatakan akan maju di Pilkada DKI Jakarta pada awal Februari lalu.
"Ini bagi saya menarik, kalau ada head to head, berarti rakyat bisa fokus memilih pemimpin," ujarnya.
Banyak yang meragukan pencalonan Yusril sebagai bakal cagub DKI Jakarta. Pertanyaan pun kerap datang soal rencananya itu.
Baca: Sosok Tuan Belanda di Museum Saat Sepi, Tiba-tiba Hilang Misterius
Yusril mengatakan ia pernah ditanya apa dasar keyakinannya maju dalam Pilkada DKI Jakarta.
Ditanya seperti itu, Yusril. menjawab bahwa punya kemampuan memahami dan menyelesaikan persoalan persoalan pemerintahan.
Adik dari Bupati Beltim Yuslih Ihza ini juga berpikir punya "modal" untuk memimpin Jakarta. Modal yang dimaksud adalah pengalaman dan pengetahuan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/yusril_20160223_105738.jpg)