Berita Belitung

Siap Sambut Turis Asing, Rute Langsung Belitung–Singapura Mulai 3 Mei 2026

Maskapai Scoot akan membuka penerbangan langsung Singapura–Belitung mulai 3 Mei 2026. Pemerintah daerah dan pelaku pariwisata...

Tayang:
Warta Kota/Nuri Yatul Hikmah
PESAWAT SCOOT - Ilustrasi pesawat Scoot. Maskapai Scoot, anak perusahaan Singapore Airlines Group, dijadwalkan mulai melayani rute Belitung–Singapura pada Juni 2026 dengan konsep low cost carrier. 

Ringkasan Berita:
  • Penerbangan langsung rute Belitung–Singapura oleh maskapai Scoot dijadwalkan mulai beroperasi pada 3 Mei 2026 dengan frekuensi dua kali sepekan.
  • Pemerintah Kabupaten Belitung tengah mempersiapkan berbagai aspek pendukung.
  • Pelaku pariwisata aktif melakukan promosi ke pasar internasional.

 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Maskapai Scoot dijadwalkan mulai mengoperasikan penerbangan langsung rute Singapura–Belitung pada 3 Mei 2026. Penerbangan ini akan beroperasi dua kali dalam sepekan, yakni setiap Rabu dan Minggu, dengan waktu kedatangan di Bandara HAS Hanandjoeddin sekitar pukul 06.15 WIB.

Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat mengatakan, keberhasilan membuka rute penerbangan langsung Singapura-Belitung  merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak.

“Alhamdulillah perjuangan kita, kerja keroyok kita bersama-sama, akhirnya kita bisa mendapatkan kepercayaan, khususnya kepada Scoot, untuk membuka penerbangan ini,” kata Djoni dalam konferensi pers pada Senin (13/4).

Dia mengungkapkan, proses pembukaan rute penerbangan tersebut telah dirintis sejak pertengahan tahun lalu, saat dirinya melakukan komunikasi langsung di Singapura pada 10 Juli 2025. Pada saat itu, Djoni menegaskan, kehadiran rute internasional ini tidak hanya menguntungkan Belitung, tetapi juga bersifat mutualisme.

“Kita tahu banyak penerbangan dari Eropa, Amerika, China, hingga Jepang. Singapura sendiri menjadi hub mereka sehingga wisatawan (turis asing–red) bisa langsung lanjut ke Belitung,” ujarnya.

Menurut Djoni, pemerintah daerah saat ini fokus mempersiapkan berbagai aspek pendukung, termasuk kenyamanan wisatawan setibanya di Belitung, terutama terkait waktu kedatangan yang masih pagi.

Sementara itu, check-in hotel di Belitung rata-rata menjelang siang.

Djoni menyebutkan, soal adanya selang waktu tersebut akan dibahas sehingga wisatawan yang datang tetap nyaman. 

“Kita pikirkan sampai detail, misalnya wisatawan datang pagi, sementara check-in hotel siang. Apakah ada dispensasi? Ini sedang kita komunikasikan agar wisatawan tetap nyaman,” tuturnya.

Selain itu, lanjut Djoni, koordinasi lintas sektor juga terus dilakukan dengan berbagai pihak, termasuk Angkasa Pura, karantina, bea cukai, imigrasi, serta aparat keamanan.

“Kita akan rapat bersama seluruh stakeholder agar semuanya siap menyambut penerbangan ini,” katanya.

Di sektor pariwisata, Djoni menyebut para pelaku usaha telah aktif melakukan promosi dan menyiapkan paket wisata. Bahkan, dia tetap intens menjalin komunikasi di luar pertemuan formal.

“Teman-teman pariwisata terus bergerak, bahkan diskusi informal juga terus dilakukan untuk memastikan kesiapan destinasi,” ujarnya.

Djoni juga mengajak media massa untuk ikut melakukan uji coba rute wisata sebagai bentuk evaluasi bersama. Dengan demikian, pemerintah daerah mendapat saran dan masukan demi menyuguhkan hal yang terbaik kepada wisatawan nantinya.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved