Mengenali Gejala dan Cara Mengatasi Migrain
Pengidap migrain umumnya merasakan sakit kepala hebat di bagian depan atau satu sisi kepala. Beberapa orang hanya sesekali terserang migrain.
POSBELITUNG.COM - Pengidap migrain umumnya merasakan sakit kepala hebat di bagian depan atau satu sisi kepala. Beberapa orang hanya sesekali terserang migrain.
Bahkan ada yang hanya mengalami migrain satu-dua kali dalam beberapa tahun. Namun ada juga pengidap yang merasakan kondisi ini hingga beberapa kali seminggu.
Penyakit yang umumnya bermula di usia dewasa muda ini lebih sering diidap wanita dibanding pria. Migrain diperkirakan menyerang 1 dari 5 wanita dan 1 dari 15 pria.
Menurut hasil penelitian WHO, sekitar 10% dari kasus sakit kepala yang diderita orang dewasa berumur 18-65 tahun disebabkan oleh migrain.
1. Mengidentifikasi Migrain
Tidak ada tes khusus untuk mendiagnosis migrain. Migrain dapat didiagnosis dengan mengidentifikasi pola sakit kepala yang sesuai dengan gejala pada migrain.
Selain sakit kepala, merasa mual, jauh lebih peka terhadap cahaya dan suara juga menjadi gejala yang dirasakan sebagian orang. Ada beberapa jenis migrain yang perlu Anda kenali, yaitu:
a. Migrain tanpa aura: sakit kepala migrain yang terjadi tanpa tanda-tanda atau peringatan. Migrain tanpa aura adalah jenis migrain yang paling umum dan dialami sekitar 75 persen pengidap migrain.
b. Migrain dengan aura: tanda-tanda yang mengawali sakit kepala migrain disebut aura. Tanda-tanda yang dirasakan sebelum terjadi migrain ini umumnya berupa masalah penglihatan (kilatan cahaya pada mata), kekakuan pada leher, pundak, dan anggota tubuh.
Migrain dengan aura juga dikenal sebagai migrain klasik. Jenis ini dialami sekitar 20 persen pengidap migrain.
c. Aura migrain tanpa sakit kepala: migrain terjadi ketika pengidap merasakan aura atau gejala migrain lain, tapi tanpa diiringi sakit kepala.
2. Waspadai Kondisi Tertentu
Migrain tergolong penyakit yang umum terjadi, sehingga kerap dimaklumi sebagai penyakit yang tidak perlu ditangani secara khusus. Namun sebaiknya Anda berkonsultasi kepada dokter jika mengalami serangan migrain lebih dari lima kali dalam sebulan atau jika rasa sakit yang ditimbulkan sudah tidak dapat ditangani dengan obat-obatan yang dijual bebas di pasaran.
Selain itu Anda perlu waspada karena sakit kepala tertentu dapat merujuk pada penyakit serius lain seperti stroke atau meningitis, dengan gejala sebagai berikut:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/ilustrasi-foto_20160402_112015.jpg)