Mengenali Gejala dan Cara Mengatasi Migrain
Pengidap migrain umumnya merasakan sakit kepala hebat di bagian depan atau satu sisi kepala. Beberapa orang hanya sesekali terserang migrain.
Obat-obatan pereda rasa sakit tanpa resep dokter seperti parasetamol, aspirin, ibuprofen, asetaminofen.
Triptan, yaitu kelompok obat-obatan yang dapat meredam perubahan zat kimia dalam otak yang menjadi penyebab migrain.
Mengenali Pemicu Migrain
Kambuhnya migrain dapat dicegah dengan langkah-langkah berikut:
Menjalani gaya hidup sehat dengan tidur cukup dan teratur, olahraga teratur, pola makan sehat, batasi konsumsi minuman keras, dan kafein.
Mengenali dan menghindari pemicu migrain seperti kurang istirahat, stress, dan konsumsi makanan serta minuman tertentu.
Menghindari konsumsi obat-obatan tertentu seperti pada wanita yang mengidap migrain saat menstruasi, disarankan untuk menghindari obat-obatan yang mengandung hormon estrogen seperti pil KB.
Mengonsumsi obat-obatan pencegah migrain seperti obat-obatan antikejang (topiramat dan propranolol).
Bagi Penderita Migrain
Migrain dapat berdampak besar bagi hidup pengidapnya. Anda kadang-kadang menjadi tidak bisa beraktivitas secara normal saat terserang penyakit ini.
Sebagian orang dalam suatu waktu perlu tetap tinggal di tempat tidur selama beberapa hari saat dan setelah terserang migrain. Meski serangan migrain terkadang dapat memburuk dari waktu ke waktu, namun dalam hitungan tahun, umumnya kondisi pengidap cenderung untuk membaik.
Beberapa pengobatan dan metode efektif dapat membantu mencegah migrain sehingga tidak terjadi banyak gangguan dalam hidup pengidapnya. (alodokter.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/ilustrasi-foto_20160402_112015.jpg)