Polisi Dalami Kabar Kelompok Santoso Penggal Kepala Seorang Sandera
Yang pasti video yang sangat mengerikan itu menimbulkan ketakutan masyarakat, khususnya di Poso, Sulawesi Tengah.
“Untuk jumlah polisi dan tentara yang terus dikirim kesana, itu sudah overwhelming. Jadi agak aneh juga jika argumentasinya adalah Santoso orang lokal yang tahu persis daerah itu, bukan seperti aparat. Tapi ada berapa gunung dan bukit sih di sana. Masa’ gak ketemu-ketemu?,” tanya Haris.
Santoso yang sejak tahun 2012 diketahui sebagai Amir Mujahidin Indonesia Timur MIT, dan beberapa bulan terakhir mengumumkan telah berbaiat pada ISIS, hingga kini memang tidak diketahui keberadaannya.
Dalam buku “Dinamika Baru Jejaring Teror di Indonesia” yang ditulis Ansjaad Mbai – pejabat tinggi kepolisian yang pernah menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teror BNPT, diketahui bahwa Santoso berupaya mendirikan negara berdasarkan syariat Islam dengan cara apapun, termasuk apa yang mereka pahamai sebagai jihad. [yl/em]
Sumber: VOA-Indonesia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/santoso_20160413_225503.jpg)