Waspadalah, Ini Bahaya yang Mengintai Anda Jika Keasyikan Main Pokemon Go

Tapi awas! Memainkan game ini ternyata dapat menimbulkan masalah yang berbahaya bagi Anda yang memainkan para monster lucu ini.

The Pokemon Company
Pokemon Go memungkinkan pemain menangkap Pokemon di dunia nyata. 

Namun demi keamanan berkendara, Niantic dan Nintendo tidak mengizinkan Anda berburu saat berjalan di dalam kendaraan bermotor.

Untuk itu, Anda terpaksa jalan kaki keliling-keliling dalam berburu Pokemon yang muncul di radar (layar smartphone) Anda.
Indonesia tidak dikenal sebagai negara yang aman dari kriminalitas.

Untuk itu, jika Anda berjalan sendirian sambil memegang smartphone Anda di depan umum itu sama saja dengan mengundang masalah.

Saat artikel ini ditulis, ada sebuah kasus di mana hampir terjadi perampokan di Jakarta terkait Pokemon GO.

Ada seorang pemain yang sedang berjalan kaki di daerah Karet, Jakarta Selatan.

Saat sedang asyik mencari-cari Pokemon, tiba-tiba ada segerombolan orang yang mencoba merebut smartphone miliknya. Beruntung karena pegangannya kuat, para rampok tersebut gagal merebut smartphone miliknya.

Ketika dilaporkan, ternyata di hari yang sama daerah tersebut sudah terjadi beberapa kali penjambretan. Disinyalir, lokasi Halte Transjakarta dekat situ telah dijadikan tempat intaian para penjambret tersebut.

Ternyata, Halte Transjakarta tersebut merupakan lokasi ‘Gym’ di mana para pemain Pokemon GO bisa mengadu Pokemon miliknya dengan pemain lain di lokasi virtual tersebut.

PENCEGAHAN:

Agar Anda tidak menjadi korban kejahatan ini, ada baiknya Anda berburu bersama teman-teman lain dan tidak berkeliaran sendirian. Memang, pada akhirnya bisa terjadi rebutan Pokemon dengan teman berburu Anda.

3. Lingkungan sekitar yang berbahaya.

Hal pertama yang diperingatkan oleh Niantic saat kita menyalakan game Pokemon GO ini adalah WASPADA dengan lingkungan sekitar. Selain bisa terjadi perampokan seperti point kedua di atas, Anda juga bisa menghadapi masalah jika Anda tidak memerhatikan lingkungan sekitar Anda.

Misalnya, akibat terlalu fokus kepada radar pokemon atau dengan kata lain terpaku pada layar smartphone, Anda bisa saja jatuh ke dalam got atau lubang yang berada di jalan.

Terlebih lagi di kota seperti Jakarta yang memiliki banyak kendaraan bermotor. Tingkat kepedulian lalu lintas masih cukup rendah, sehingga jangan sembarangan menyeberang jika tidak ingin ditabrak.

Belum lagi biasanya jalur untuk berjalan kaki suka bercampur dengan kendaraan bermotor roda dua, sehingga makin besar risiko tersenggol motor.

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved