Waspadalah, Ini Bahaya yang Mengintai Anda Jika Keasyikan Main Pokemon Go

Tapi awas! Memainkan game ini ternyata dapat menimbulkan masalah yang berbahaya bagi Anda yang memainkan para monster lucu ini.

The Pokemon Company
Pokemon Go memungkinkan pemain menangkap Pokemon di dunia nyata. 

Begitu juga dengan hambatan berupa manusia lain, di mana Anda bisa bertabrakan di jalan dan lain-lain.

PENCEGAHAN:

Intinya, selalu waspada dengan perhatikan daerah lingkungan sekitar Anda. Karena bisa jadi bahaya mengintai atau apa yang sedang Anda lakukan itu terlihat tidak sopan bagi lingkungan sekitarmu.

Dan jika Anda tetap berkendara, pastikan kegiatan Anda saat berburu itu tidak membahayakan orang lain dan menyebabkan kemacetan.

4. Habiskan uang

Seperti game mobile pada umumnya, Niantic dan Nintendo mengandalkan in apps purchase sebagai pemasukan revenue utamanya.

Pokemon GO tergolong cukup agresif dalam mencari pemasukan lewat cara ini. Selain mata uang digital yang dijual di dalam game yang harus dibeli dengan uang sungguhan, Pokemon GO juga menjual berbagai macam item yang menggunakan uang sungguhan di dalamnya.

Anda ingin menangkap Pokemon maka Anda membutuhkan Pokeball yang terbatas. Untuk memperolehnya dalam jumlah yang memadai, maka Anda harus mengeluarkan uang. Untuk melatih pokemon, lagi-lagi cara yang cepat adalah dengan menggunakan uang. Dan seterusnya…

Jika Anda tidak kendalikan pengeluaran uang di dalam game tersebut, maka Anda harus bersiap-siap untuk kembali berpuasa. Karena hal tersebut bisa menghabiskan penghasilan Anda.

Terlebih lagi jika Anda yang terbiasa menggunakan kartu kredit untuk melakukan segala macam transaksi digital Anda.

Kemudahan tersebut dan efek ‘bayar belakangan’ dapat menguras isi tabungan Anda dengan cepat.

PENCEGAHAN:

Sebagai ilustrasi, ada salah satu teman yang sampai saat artikel ini ditulis sudah menghabiskan uang sebanyak 2 juta rupiah!

Padahal Pokemon GO baru 5 hari dirilis! Untuk itu, bijaklah dalam berbelanja di dalam game ini dan jika perlu hindari penggunaan kartu kredit untuk in apps purchase.

5. Bertengkar akibat persaingan.

Sumber: Warta Kota
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved