Lipsus Mabuk Pembalut

Para Orangtua Cemas: Mereka Itu Kreatif Tapi Salah

"Fenomena di kalangan anak usia dini dan efek negatif pergaulan ini mengkhawatirkan," ujarnya, Kamis (4/8/2016).

Editor: Edy Yusmanto
aceh.tribunnews.com
Ilustrasi pembalut wanita 

POSBELITUNG.COM - SEORANG ibu muda asal Kelapa Kampit, Ervra (31), mengaku kerap menemui anak anak usia sekolah yang menyalahgunakan pembalut dan pampers.

Ada keprihatinan, sekaligus ketakutan dalam dirinya. Ketakutan ini bukan tanpa alasan, karena ia memiliki dua anak yang duduk di bangku kelas III SD dan anak kedua berusia tiga tahun.

"Fenomena di kalangan anak usia dini dan efek negatif pergaulan ini mengkhawatirkan," ujarnya, Kamis (4/8/2016).

Banyaknya penyalahgunaan obat obatan serta barang yang bukan obat membuat Ervra geleng kepala. Ia tahu, penyalahgunaan tersebut bukan tidak berpengaruh pada kesehatan tubuh, terutama kesehatan organ otak.

Menurutnya, orangtua harus senantiasa memantau perkembangan pergaulan anak.

Banyak kalangan tidak habis pikir, kata Ervra, bagaimana anak muda menemukan sesuatu lalu menyalahgunakan barang barang tersebut. Seperti halnya pembalut dan popok bayi sejenis pampers bisa jadi alat mabuk.

Kemudian obat batuk dan obat sakit kepala yang juga disalahgunakan untuk mabuk.

"Mereka kreatif, tapi jalannya salah," kata Erva. (o4)

Selengkapnya baca edisi cetak POS BELITUNG Jumat (5/8/2016).

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved