Breaking News:

Lipsus Mabuk Pembalut

Masalah Ini Harus Diatasi Bersama-sama tak Cukup Hanya Sosialisasi

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Beltim Wirahadi Kusuma juga menunjukkan reaksi hampir serupa dengan Hartoyo.

Penulis: Dedi Qurniawan | Editor: Edy Yusmanto
bersamadakwah.net
Ilustrasi pembalut 

POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Beltim Wirahadi Kusuma juga menunjukkan reaksi hampir serupa dengan Hartoyo.

Menurutnya, penyalahgunaan barang barang tertentu untuk mabuk sudah demikian parah. Padahal, sosialisasi terhadap bahaya penyalahgunaan barang barang seperti obat batuk, miras, hingga napza juga dinyatakan telah kerap dilakukan dan terjadwal.

"Kami sosialisasi ke sekolah, masyarakat umum. Kami juga ada kerja sama lintas sektor, misalnya dengan kesbangpol, pihak kepolisian juga mengajak kami terlibat dalam sosialisasi mereka" kata Wira.

Menurut Wira, penanganannya harus dilanjutkan secara komprehensif dan lintas sektoral alias sama sama.

"Harusnya begitu. Tidak bisa lagi satu bidang satu bidang saja. Ada BNN, Kesbangpol, ada dari kepolisian. Kami juga membantu, selain penanganannya, kami juga bantu sosialisasi," ujar Wira.

Selengkapnya baca edisi cetak POS BELITUNG Sabtu (6/8/2016)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved