Bandara Belitung Naik Status Bandara Internasional, Penerbangan Langsung Kuala Lumpur

Penyediaan loket atau ruangan untuk keberangkatan dan kedatangan penumpang penerbangan luar negeri segara dibangun.

Tayang:
Penulis: Disa Aryandi | Editor: Rusmiadi
Posbelitung.com/dokumentasi
Pesawat parkir di Bandara HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan 

POSBELITUNG.COM, BELITUNG -- Peningkatan status Bandara H AS Hanandjoeddin Tanjungpandan, Belitung menjadi bandara internasional, bakal terwujud lebih awal pada bulan November 2016 mendatang.

Dari semula janji Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya pada awal tahun 2017. Keputusan dari percepatan peningkatan status bandara internasional yang akan dikeluarkan oleh Menhub tersebut, atas perintah Presiden Joko Widodo.

Bupati Belitung Sahani Saleh (Sanem) dan Ketua DPRD Kabupaten Belitung Taufik Rizani mendapat kabar percepatan status bandara internasional di Belitung, setelah menghadiri rapat di Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dua hari lalu.

"Sabtu besok, saya mengajak untuk semacam selamatan di bandara itu (Hanandjoeddin). Nah awal minggu pertama November itu, kita sudah menjadi bandara internasional," kata Sanem kepada Posbelitung.com, Kamis (29/9/2016).

(Baca : Mau Jadi Bandara Internasional, Ruang VIP Bandara di Belitung Disulap Jadi Terminal)

Ia menjelaskan, melengkapi fasilitas bandara internasional, terutama dari segi pelayanan seperti custom, immigration, dan qurantine (CIQ), saat ini masih dalam tahap persiapan.

Penyediaan loket atau ruangan untuk keberangkatan dan kedatangan warga negara asing (WNA) akan segara dibangun.
Pembangunan berskala kecil itu, kata Sanem, hanya bersifat sementara.

Sebab, proyek berskala besar dijadwalkan Desember 2016 mendatang karena masih dalam tahap tender.

Selanjutnya, Januari 2017 mulai pembangunan fasilitas dan infrastruktur bandara.

(Baca : Lion Air Layani Penerbangan Langsung Belitung - Kuala Lumpur, Ini Perkiraan Harga Tiket Dan Pasarnya)

                                                                                                                                      Terbang Perdana

"Untuk penerbangan perdana itu, ada Lion dan Wings dari Kuala Lumpur-Tanjungpandan. Jadi ini bukan lagi sebuah wacana, tetapi sudah di depan mata. Sekarang kami menyiapkan fasilitas, ada waktu sekitar 30 hari untuk go international," ujarnya.

Menurut Sanem secara infrastruktur, sementara ini Bandara H AS Hanandjoeddin Tanjungpandan tidak ada perubahan drastis.

Hanya saja ada beberapa ruangan yang perlu direhab, satu di antaranya ruang VIP bakal dijadikan ruang kedatangan WNA.

"Termasuk ada sedikit penambahan bangunan nanti untuk pelayanan CIQ. Kalau karantina, ada sebuah ruangan yang tidak dipakai, dan itu bisa dimanfaatkan sementara," ujarnya.

Keberadaan kantor CIQ yang memang sebagai satu dari sekian syarat terwujudnya international airport. Fasilitas itu menjadi tanjung jawab pemerintah daerah (pemda).

"Pembangunan secara keseluruhan nanti, mulai Januari 2017 tahun depan. Itu kapasitas luas secara keseluruhan nanti 7.500 hektare," kata Taufik Rizani.

Video Bandara HAS Hanandjoeddin :


Sumber : Youtube/Zuhairil Arif Dzulkifli

Bandara H AS Hanandjoeddin Tanjungpandan kini memiliki runway 2.225 meter, bisa untuk pendaratan pesawat tipe Airbus 320, Boeing 737 NG 800.

Panjang Runway, nantinya ada penambahan hingga menjadi 2.500 meter.

Saat ini, bandara melayani 11 penerbangan domestik rute Tanjungpandan-Jakarta dan Tanjungpandan-Pangkalpinang.
Jadwal pelayanan penerbangan pukul 06.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Aktivitas penumpang rata-rata 1.000-1.200 orang per hari.

Follow Pos Belitung Online

Twitter : @Posbel   Instagram : @posbelitung   Like Facebook : Pos Belitung

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved