Pilgub DKI Jakarta 2017

Jaringan Relawan Ahok Kini Menanti Nasib

Pemenangan Anies-Sandi saat membacakan susunan pengurus di kediaman Boy Sadikin, Jalan Borobodur nomor 2, Menteng, Jakarta.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (kiri) memegang roti buaya yang diberikan oleh sejumlah relawan Ahok-Djarot di Balai Kota, Jakarta, Senin (29/8/2016). Roti buaya yang diberikan oleh relawan tersebut bertujuan untuk meminta Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat agar tetap berdampingan untuk kembali maju dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta tahun 2017. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

POSBELITUNG,COM, JAKARTA - Sebanyak 74 anggota jaringan relawan Ahok menunggu nasib usai Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan menjadi pengusung pasangan bakal calon gubernur Basuki Tjahaja Purnama dan bakal calon wakil Djarot Saiful Hidayat.

Jaringan relawan di bawah koordinasi politikus Partai Golkar, Nusron Wahid itu menanti pengumuman tim pemenangan Ahok-Djarot.

"Kami siap kalau nanti melebur dengan PDIP," kata Wakil Ketua Jaringan dan Relawan Ahok di Tim Pemenangan Ahok, Dono Prasetyo saat ditemui di Rumah Lembang, Jakarta, Kamis (29/9).

Menurutnya, jaringan relawan Ahok tersebut hanya ingin bekerja untuk memenangkan pasangan Ahok-Djarot. Apalagi, sejumlah program kerja telah dilakukan untuk menjaring suara warga Ibu Kota.

"Kerja itu tidak harus dalam bentuk formalitas. Kerja non-formalitas bisa juga, tidak harus jadi bagian resmi. Tidak jadi bagian resmi kami juga bisa bekerja," ungkapnya.

"Lagipula forum jaringan relawan ini tidak juga dibentuk oleh Nusron Wahid. Nusron hanya memberikan ide tentang pembentukan jaringan relawan Ahok dan terakomodir dengan adanya forum atau tim ini," tambah Dono seraya optimistis Nusron Wahid bakal legowo bila tidak terpilih sebagai Ketua Tim Pemenangan.

"Itu sudah disampaikannya ke media kemarin-kemarin," kata dia.

Rencananya, struktur tim pemenangan pasangan Ahok-Djarot diumumkan hari ini. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengemukakan, Politisi Golkar Nusron Wahid bakal mengumumkan seluruh struktur tim pemenangan Ahok-Djarot.

"Jumat akan diumumkan oleh pak Nusron. Dia yang atur," ujar Ahok.

Ketua DPD Hanura DKI, Mohamad Ongen Sangaji mengatakan, koalisi empat partai, Nasdem, Hanura, Golkar dan PDI Perjuangan akan mendaftarkan tim pemenangan ke KPUD DKI.

Ia menyebut, ada dua kandidat kuat yang bakal menjadi pimpinan tim sukses Ahok-Djarot. Mereka antara lain Prasetio Edi Marsudi dan Nusron Wahid. Keduanya dianggap mumpuni untuk memenangkan Ahok-Djarot.

"Prasetio sudah terbukti di Pilgub 2012 dan Pilpres 2014. Pak Nusron juga kita kenal sebagai orang muda NU dan ketua Bappilu Golkar," kata Ongen.

Berbeda dengan kubu Ahok-Djarot. Pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno justru telah resmi mendapuk Mardani Ali Sera dan Boy Sadikin sebagai ketua tim sukses.

Nama mereka muncul setelah tim Gerindra, tim PKS, tim Anies Baswedan, tim Sandiaga Uno dan tim Boy Sadikin menggelar pertemuan.

"Ketua tim pemenangan adalah pak Mardani Ali Sera dan Boy Sadikin ketua tim pemenangan untuk bagian relawan," ujar Syarif, Sekretaris Tim

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved