Gawat! Para Pengasuh Anak Konglomerat Ini Bongkar Rahasia Majikannya

Tak sekadar sebagai penjaga, pada banyak kesempatan mereka juga kerap memegang rahasia majikan

Tayang:
2.bp.blogspot.com
Ilustrasi pengasuh anak 

POSBELITUNG.COM - Jangan pernah meremehkan peran pengasuh anak keluarga kaya raya.

Tak sekadar sebagai penjaga, pada banyak kesempatan mereka juga kerap memegang rahasia majikan

Lalu bagaimana jika mereka membeberkannya?

Belum lama ini, beberapa pengasuh dari anak keluarga kaya raya mengungkapkan sejumlah rahasia terpendam dan kebiasaan para majikannya.

Semua pengalaman itu ditumpahkan dalam situs Reddit..

Tentu saja, nama delapan pengasuh dari delapan keluarga super kaya raya ini dirahasiakan agar mereka terhindar peristiwa PHK dari sang majikan.

Curhatan pengasuh anak keluarga kaya raya nomor 1:

“Ayah dari anak yang aku asuh memiliki anak perempuan berusia lima tahun dari wanita lain. Dia (ayah) bahkan membangun keluarga dengan wanita itu selama lima tahun. Istrinya, majikanku, tidak mengetahui hal itu.”

Curhatan pengasuh anak keluarga kaya raya nomor 2:

“Kursi goyang seharga Rp 10 juta datang dengan warna yang salah. Mereka (majikan kaya raya) tidak menggantinya. Mereka membuangnya dan membeli yang baru dengan warna pilihan.”

Curhatan pengasuh anak keluarga kaya raya nomor 3:

“Kedua anak perempuan majikanku bertengkar merebutkan rumah Barbie. Majikanku, ibu dari kedua anak perempuan ini menenangkannya dengan membawa anak-anak ke butik American Girl untuk membeli boneka berserta rumah boneka baru. Lalu, dia mengajak kedua putrinya ke salon. Majikanku hanya ingin anak-anaknya tak saling berteriak lagi di rumah.”

Curhatan pengasuh anak keluarga kaya raya nomor 4:

“Aku pernah bekerja bersama seorang pengasuh anak yang pernah mengasuh anak keluarga konglomerat Asia. Keluarga itu punya tujuh anak. Anak sulung mereka adalah anak perempuan yang benar-benar dikandung dan dilahirkan oleh sang istri. Namun, enam lainnya menggunakan ibu pengganti karena istrinya malas kembali hamil. Pasangan konglomerat Asia itu juga menggunakan teknologi selektif jender sehingga keenam anaknya adalah lelaki.

“Aku mengasuh anak majikanku semenjak terlahir di bulan Oktober 2016. Lucunya, pada akhir bulan tersebut, kakak perempuanku telah menghabiskan waktu lebih dari 80 jam bersama anak majikanku. Sementara itu, majikanku tidak setiap hari menengok ke kamar bayinya.”

Sumber: Tribun Solo
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved