Setelah Empat Hari Pencarian, Penambang yang Tertimbun Longsoran Tanah Akhirnya Ditemukan
"Korban sudah meninggal, sekarang baru mau diangkat, baru saja ditemukan, dan akan dievakuasi,"
Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi
POSBELITUNG.COM, BANGKA -- Setelah empat hari pencarian, korban Sumarno yang terkubur longsoran tanah di lokasi tambang IUP PT Timah, di Air Rengas Dusun Melintang, Desa Mapur Kecamatan Riausilip, akhirnya ditemukan, Kamis (9/2/2017) sekitar pukul 09.40 WIB.
"Korban sudah meninggal, sekarang baru mau diangkat, baru saja ditemukan, dan akan dievakuasi," kata Kades Mapur Agus Sari ketika menghubungi bangkapos.com, Kamis (9/2/2017).
Sebelumnya diberitakan seorang penambang bernama terkubur longsoran tanah di tambang inkonvensional (TI) Air Rengas, Desa Mapur, Kecamatan Riausilip, Kabupaten Bangka, Senin (6/1/2017) sekitar pukul 16.00 WIB.
Hingga pukul 20.49 WIB, korban Sumarno (25), warga Dusun Mengkubung, Desa Riding Panjang, Kecamatan Belinyu masih belum ditemukan dan dalam proses pencarian di lokasi korban tertimbun.
"Saya sedang di TKP, korban masih dicari menggunakan alat berat, kejadian sekitar jam 4 sore tadi," ujar Kades Mapur Agus Sari kepada bangkapos.com Senin (6/2/2017).
Peristiwa itu terjadi, ketika korban sedang berada di dasar kolong, untuk menambang pasir timah.
Tanah dari ketinggian sekitar 4-5 meter langsung ambrol dan longsor lalu mengubur korban.
Proses pencarian terhadap Sumarno disaksikan banyak pihak.
"Banyak yang datang ke lokasi, untuk menyaksikan dan membantu proses pencarian korban, ada dari Polsek Belinyu, Polres Bangka dan banyak yang lain, warga juga berdatangan ke lokasi," ujar Agus Sari.
"Kami masih menunggu di lokasi, semoga pencarian segera membuahkan hasil," kata Agus.
Bila kondisi di lapangan tidak memungkinkan, proses pencarian terhadap korban malam ini bisa saja dihentikan.
"Baru saja datang alat penerangan, lampu sorot besar dari perusahaam MSP (Mitra Stania Prima), untuk menerangi proses pencarian korban. Tapi kalau kondisi tidak memungkinkan, bisa saja pencarian dihentikan malam ini dan dilajutkan besok pagi," ujar Agus.
Agus mengemukakan, keluarga korban dari Dusun Mengkubung sudah ada di TKP untuk turut mencari korban.
Warga dari Mengkubung juga banyak datang ke lokasi untuk membantu.
Dikatakan Agus, posisi lokasi TI Air Rengas yakni tempat korban tertimbun longsoran tanah sekitar 2 KM dari Kantor Desa Mapur.
"Lokasi TI ada di belakang kampung Mapur, dari kantor desa sekitar 2 kilometer lah," kata Agus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/terkubur-longsor_20170207_125452.jpg)