Breaking News:

Ini Pemilik Alat Berat yang Akan Dijual Bupati, Harus Dijaga dan Dilaporkan Apapun Kondisinya

"Sebenarnya kalau aset BMN, satu baut pun tetap harus disimpan. Cuman kami tidak bisa berkomentar banyak karena itu punya Satker Wilayah I,"

Penulis: Dede Suhendar |
Ini Pemilik Alat Berat yang Akan Dijual Bupati, Harus Dijaga dan Dilaporkan Apapun Kondisinya - alat-berat_20170307_084427.jpg
Pos Belitung/Dede Suhendar
Bupati Belitung, Sahani Saleh meninjau kondisi alat berat yang terbengkalai di halaman belakang Kantor BPPKBPMD, Senin (6/3/2017). Pos Belitung/Dede Suhendar
Ini Pemilik Alat Berat yang Akan Dijual Bupati, Harus Dijaga dan Dilaporkan Apapun Kondisinya - alat-berat_20170307_084453.jpg
Pos Belitung/Dede Suhendar
Bupati Belitung, Sahani Saleh meninjau kondisi alat berat yang terbengkalai di halaman belakang Kantor BPPKBPMD, Senin (6/3/2017). Pos Belitung/Dede Suhendar
Ini Pemilik Alat Berat yang Akan Dijual Bupati, Harus Dijaga dan Dilaporkan Apapun Kondisinya - alat-berat_20170307_082157.jpg
Pos Belitung/Dede Suhendar
Bupati Belitung Sahani Saleh melihat kondisi alat berat yang terbengkalai di halaman belakang Kantor DPPKBPMD, Jalan A Yani, Kecamatan Tanjungpandan, Senin (6/3/2017). Pos Belitung/Dede Suhendar

Laporan Wartawan Pos Belitung Dede Suhendar

POSBELITUNG.COM, BELITUNG -- Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) IV, Satker Pembangunan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Babel, Yusriadiansyah mengatakan bahwa beberapa alat yang terparkir di halaman Kantor DPPKBPMD Kabupaten Belitung itu aset milik Satker Pemeliharaan Jalan Nasional Wilayah I.

Menurutnya pada waktu Provinsi Babel terbentuk Satker Jalan Nasional masih satu kesatuan antara pembangunan dan pemeliharaan.

Namun pada 2010, instansi tersebut dipecah menjadi dua.

"Jadi Satker pemeliharaan wilayah I di Bangka dan Satker pembangunan wilayah II di Belitung. Tapi seluruh asetnya masih masuk di wilayah I, kalau di Belitung ini cuma yang ada di kantor saja," ujarnya saat ditemui posbelitung, Senin (6/3/2017) sore.

Sementara itu, Iwan petugas Barang Milik Negara (BMN) Satker Pembangunan Wilayah II Provinsi Babel, mengatakan sebelumnya alat berat tersebut memang terparkir di sekitar area tersebut. Karena dulunya masih termasuk area Kantor Satker Wilayah.

Namun ketika UPT Dinas PU Provinsi Babel membangun gedung baru, aset-aset milik Satker dipindahkan.

Kemungkinan alat berat tersebut tidak bisa dipindahkan karena kondisinya sudah rusak.

"Kayaknya gitu, karena di mess kami juga ada dititipkan dua unit dump truk yang dipindahkan dari sana. Jadi karena tidak bisa dipindahkan jadi diletakkan disitu," katanya.

Ia menambahkan, jika aset sudah tercatat sebagai BMN, tetap harus dijaga dan dilaporkan apapun kondisinya.

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved