Tahukah Anda, Bila Tidur Berlebihan Bisa Menyebabkan Penyakit? Ini Penjelasannya
Tidur lebih dari delapan jam, sama halnya dengan kurang tidur, dalam jangka waktu lama dapat meningkatkan peluang umur menjadi lebih pendek
Obesitas dan kelebihan berat badan, seperti yang kita pahami, dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit seperti stroke, penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan diabetes.
Baca: Ini Dia Orang Pertama Pemilik iPhone 7 di Indonesia
Baca: Jika Takut Jangan Tonton VIDEO Menangkap Ular Raksasa Pakai Tangan Ini
Daya Konsentrasi Berkurang
Tidak bisa berkonsentrasi? Salahkan waktu tidur yang terlalu panjang. Tidur panjang yang kronis bisa membuat otak menjadi lebih dua tahun dari usia sebenarnya, menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of American Geriatrics Society.
Risiko Kematian Dini
Ini menakutkan, tapi benar. Studi epidemiologi skala besar menunjukkan bahwa orang yang tidur lebih lama, lebih mungkin untuk meninggal dunia sebelum waktunya.
Tidak ada yang tahu persis mengapa, tetapi peradangan mungkin memainkan peran penting, kata Irwin.
Suasana Hati Menjadi Kacau
Depresi dan tidur punya keterkaitan erat, seperti ayam dengan telur. Seringkali, kata Irwin, orang-orang yang menderita depresi jenis tertentu, tidur lebih lama. Dan tidur lebih lama dapat membuat depresi bertambah parah.
Sangat penting untuk dicatat, bahwa tidak semua orang yang terlalu banyak tidur atau merasa murung, sudah pasti menderita depresi.(kompas.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/tidur_20170401_111640.jpg)