Desa Kite

Desa Buding Mewakili Belitung Timur ke Provinsi Bangka Belitung

Desa Buding sebagai desa tertua di Pulau Belitung dinilai sebagai desa yang paling berinovasi, patut menjadi contoh desa lain

Penulis: Ardhina Trisila Sakti | Editor: Rusmiadi
istimewa
Kepala Desa Buding Mardini, mendampingi kunjungan dari tim Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bangka Belitung, dalam pengemasan dan pemasaran produk unggulan Desa Buding, berupa serbuk jahe dan asam kunyit. 

Sementara di tahun 2016 diantaranya, pembangunan rumah layak huni, posyandu, gudang pupuk, gudang BUMDes (Badan Usaha Milik Desa).(o1)

Produk andalan Desa Buding yakni pupuk dan racun hama organik, yang ikut dipamarkan saat penilaian Lomba Desa 2017, tingkat Provinsi Bangka Belitung, di kantor Desa Buding, Kecamatan Kelapa Kampit, Rabu (10/5)
Produk andalan Desa Buding yakni pupuk dan racun hama organik, yang ikut dipamarkan saat penilaian Lomba Desa 2017, tingkat Provinsi Bangka Belitung, di kantor Desa Buding, Kecamatan Kelapa Kampit, Rabu (10/5) (Pos Belitung/Ardhina Trisila Sakti)

 Produk Unggulan

Desa Buding juga mengembangkan inovasi pupuk dan racun hama organik, dari hasil kerja sama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNS sejak 2016 lalu, gabungan kelompok tani (Gapoktan) Desa Buding mengembangkan pupuk dan pembasmi hama organik cair.

Ketua PPL Desa Buding Haryanto menjelaskan kelompok tani desa Buding melakukan pengembangan pupuk organik cair dan obat pembasmi hama.  Kelompok tani jaya sejahtera Desa Buding memproduksi pupuk organik cair. Beberapa komposisi pupuk ini terdiri dari bonggol pisang, gula merah dan air cucian beras.

"Manfaat pupuk cair ini untuk kesuburan tanah. Ide ini  pengembangan dari KKN mahasiswa UNS. Kebanyakan pakai pupuk kimia lama kelamaan tanah kekurangan unsur harap makanya pakai pupuk organis untuk meningkatkan PH tanah. Keuntungan lainnya lebih murah, aman dan mudah didapat oleh warga lokal," ujar salah satu perwakilan kelompok tani mewakili Haryanto.

Pupuk cair organik ini digunakan untuk tanaman sayur-sayuran dan cabe. Tak hanya itu, kelompok tani Desa Buding juga melakukan pengembangan cairan pembasmi hama bernama Trichoderma untuk mengendalikan penyakit kuning, busuk pangkal pada tanaman lada.

"Jamur bakteria trichoderma terbuat dari bibit jamur. Sistem kerjanya kayak predator untuk membasmi jamur jahat. Jadi fungsinya pencegahan awal agar tanaman tak kena penyakit," tambahnya.(o1).

Lihat epapernya disini

Follow Pos Belitung >>>> Instagram : @Pos Belitung  Twitter : @Posbel  Like Facebook : Pos Belitung

Kegiatan donor darah yang digelar Desa Buding, bersama jajaran Puskesmas Kelapa Kampit
Kegiatan donor darah yang digelar Desa Buding, bersama jajaran Puskesmas Kelapa Kampit (istimewa)

Pendonor Darah Tetap

Desa Buding pun menggalakkan kegiatan donor darah yang sudah dilakukan ketiga kalinya. Kegiatan ini bahkan akan menjadi kegiatan rutinitas sekali dalam tiga bulan.

"Pendonor tetap ada 37 orang, latar belakang kami karena adanya keterbatasan stok darah di RSUD Belitung Timur. Kami berinisiatif mendonor  setelah diadakan  musyawarah desa,"  ujar Kepala Desa Buding Mardini.(o1).

Tarian menghibur tamu undangan saat pembukaan penilaian Lomba Desa 2017, tingkat Provinsi Bangka Belitung, di kantor Desa Buding, Kecamatan Kelapa Kampit, Rabu (10/5)
Tarian menghibur tamu undangan saat pembukaan penilaian Lomba Desa 2017, tingkat Provinsi Bangka Belitung, di kantor Desa Buding, Kecamatan Kelapa Kampit, Rabu (10/5) (Pos Belitung/Ardhina Trisila Sakti)

Potensi Wisata Desa Buding 

*Museum Peninggalan Barang-Barang Prasejarah

* Situs Sejarah Makam Keramat (Makam Keramat Padang Ladik dan Makam Permaisuri Buding)

Sumber: Pos Belitung
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved