Suami Istri Aniaya Kakak Kandung Hanya Gara-gara Ini
Akibatnya kakak kandungnya tersebut harus menjalani perawatan di Puskesmas setempat.
Karena dapat mengganggu pengguna jalan lainnya.
Saat ditegur, pelaku menimpalinya dengan nadaketus.
"Apa hak kamu?"
Mendapat pertanyaan tersebut, korban pun menimpalinya.
"Memang bukan hak saya, hak orangtua, tapi saya yang membuat rumahnya," cerita Syafarudin.
Usai percekcokan tersebut, Deni langsung pulang sembari membawa satu batang bibit sawit ke rumahnya.
Tak berapa lama Deni datang kembali bersama istrinya menemui Hafza.
"Mereka langsung menjambak rambut sambil memukul sebanyak dua kali yang mengenai pelipis sebelah kiri dan leher sebelah kiri," katanya.
Akibatnya korban langsung jatuh pingsan.
Selain itu, berdasarkan penuturan tetangga jika antara Deni dan Hafza memang kerap terjadi salah paham.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/penganiayaan_20161015_123554.jpg)