Keren, Dua Siswi SMA Bangka Belitung Ini Dapat Beasiswa ke Amerika

Program ini merupakan program beasiswa penuh yang diberikan oleh US Department of State kepada siswa SMA, pesantren atau sederajat melalui...

Tayang:
Nurhayati/Bangkapos.com
Fathoyya Vya Azzahra dan Sekar Octa Frianti. 

"Ini merupakan modal dasar dalam upaya mewujudkan dunia yang lebih damai bagi kita semua serta menjadi duta perdamaian dan persahabatan Indonesia-Amerika Serikat," jelas Fathoyya didampingi ibunya Deviana, yang menjabat sebagai Kabid Sarana dan Prasarana di Bappeda Kabupaten Bangka.

Menurut rekannya, Sekar, program KL-YES di Indonesia sudah berjalan sejak tahun 2003 dan sudah lebih dari 600 pelajar sekolah umum maupun pesantren dari seluruh Indonesia mengikuti program ini dan menerima lebih dari 100 siswa Amerika Serikat.

Beberapa tokoh Indonesia yang merupakan alumni dari program AFS merupakan orang-orang yang sangat berhasil dibidangnya dan memberikan kontribusi yang besar bagi kemajuan pembangunan bangsa yakni Anies Baswedan, Imam B. Prasodjo, Najwa Shihab, Chental Della Concetta dan Tantowi Yahya.

Diakuinya, selama ini Program KL-YES belum begitu terdengar gaungnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dikarenakan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung belum memiliki Chapter (kepengurusan) sendiri.

"Sampai saat ini penyelenggaraan Program Pertukaran Pelajar AFS/YES Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih menginduk kepada Chapter Palembang yang kantor pusatnya terletak di SMAN 17 Palembang," ungkap Sekar.

Namun demikian Tahun 2017 adalah masa kejayaan dari Chapter Palembang-Outreach Bangka karena tahun ini outreach Bangka berhasil mengirimkan lima kandidatnya ke Seleksi Nasional Program KL-YES.

Walau hanya tiga dari lima kandidat tersebut yang lolos seleksi. Biasanya outreach Bangka hanya mengirimkan tidak lebih dari dua orang dengan jumlah yang lolos paling hanya satu orang.

Dan tahun ini adalah kali pertamanya Kabupaten Bangka berhasil mengirimkan dia delegasi dari tiga delegasi yang lolos tersebut ke Amerika Serikat. Program KL-YES tahun ini akan dilaksanakan mulai Bulan Agustus 2017 hingga Juli 2018.

"Kami menjadi delegasi Kabupaten Bangka dalam pertukaran pelajar Indonesia-Amerika adalah kami yang bukan lagi berani "keluar dari zona nyaman" melainkan "memperluas zona nyaman".

Dari hanya meng-klik satu tombol daftar dari layar lima inch, akhirnya kami diizinkan untuk terbang ke negara lain, membawa nama Indonesia dan disematkan pin Garuda di dada," ungkap Fathoyya.

Dapat mengikuti program KL-YES menurutnga adalah sebuah kebanggaan dimana merek ditugaskan bersama delegasi lainnya, bertukar pikiran, mengenalkan dan berkenalan dengan berbagai budaya, dan menyatukan tujuan untuk perdamaian dunia.

Semboyan yang mereka usung We relate to each other because we are similar, We learn from each other because we are different. (Bangka Pos, Nurhayati)

Sumber: Bangka Pos
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved