Harga BBM

1 Juni Harga Dexlite dan Pertamax Dex Turun Banyak

Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi per 1 Juni 2026. Harga Dexlite turun Rp 3.000 per liter.

Tayang:
Editor: Fitriadi
Posbelitung.co/ Kautsar Fakhri Nugraha
BBM - Aktivitas layayan pembelian BBM di SPBU Desa Padang, Manggar, Belitung Timur, Sabtu (18/4/2026). Per 1 Juni 2026 Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi. 

Ringkasan Berita:
  • Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi per 1 Juni 2026.
  • Dexlite dan Pertamina Dex mengalami penurunan harga signifikan Rp 3.000 per liter.
  • Pertamax Turbo naik dari Rp 19.900 per liter menjadi Rp 20.750 per liter.

 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA - Mulai 1 Juni 2026 harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis diesel mengalami penurunan cukup signifikan.

Harga Dexlite (CN 51) turun dari Rp 26.000 per liter menjadi Rp 23.000 per liter.

Sementara Pertamina Dex (CN 53) turun dari Rp 27.900 per liter menjadi Rp 24.800 per liter.

Sedangkan Pertamina Dex (CN 53) turun dari Rp 27.900 per liter menjadi Rp 24.800 per liter.

Sebaliknya harga BBM beroktan tinggi Pertamax Turbo (RON 98) mengalami kenaikan dari Rp 19.900 per liter menjadi Rp 20.750 per liter.

Sementara itu, harga Pertamax dan Pertamax Green 95 dipastikan tetap.

Pertamax (RON 92) tetap Rp 12.300 per liter dan Pertamax Green 95 (RON 95) masih Rp 12.900 per liter.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV. Dumatubun mengatakan, perubahan harga dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan perkembangan harga energi global serta formula harga yang ditetapkan pemerintah.

"Penurunan harga Pertamina Dex, Dexlite, serta penyesuaian harga Pertamax Turbo dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika harga energi global serta parameter yang ditetapkan pemerintah melalui formula harga yang berlaku," kata Roberth dalam keterangan, Senin (1/6/2026) dikutip dari Tribunnews.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menghadirkan energi berkualitas dengan harga yang tetap kompetitif bagi masyarakat.

Roberth menambahkan, penyesuaian harga juga dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat dan daya beli konsumen, khususnya pengguna BBM nonsubsidi.

"Untuk sektor diesel, dengan harga yang lebih kompetitif, kami berharap dapat memberikan manfaat yang lebih luas terhadap stabilitas ekonomi nasional," ucapnya.

Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan BBM tetap tersedia di seluruh jaringan SPBU Pertamina di Indonesia guna memenuhi kebutuhan energi masyarakat dan pelaku usaha.

Ke depan, perusahaan akan terus memantau perkembangan pasar energi global serta berkoordinasi dengan pemerintah untuk menjaga layanan energi yang andal, kompetitif, dan berkelanjutan.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved