Ada Siswa SD di Beltim Paksa Siswi Minum Air Kencing, Begini Reaksi Dinas Pendidikan
Dia mengatakan, pihaknya belum mendapatkan laporan resmi dari SD tersebut ataupun dari UPTD di kecamatan. Tapi, Dindik Beltim akan...
Penulis: Dedi Qurniawan |
Laporan Wartawan Pos Belitung, Dedy Qurniawan
POSBELITUNG.COM, BELITUNG TIMUR - Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Belitung Timur Parnoto mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti kabar adanya kejadian sejumlah siswa kelas VI SD di Beltim yang dikabarkan memaksa seorang siswi kelas I 'meminum' air seni di salah satu SD di Kabupaten Beltim.
Dia mengatakan, pihaknya belum mendapatkan laporan resmi dari SD tersebut ataupun dari UPTD di kecamatan.
Tapi, Dindik Beltim akan mendalami informasi ini sebagai tindak lanjut.
"Kalau memang terjadi seperti itu, jelas kami akan tindaklanjuti dengan meneliti penanganan kasus ini dari bawah dulu, yakni satuan pendidikan itu sendiri, kemudian pengawas binaannya, dan UPT-nya. Bagaimana penanganannya," ujar Parnoto, Jumat (15/9/2017).
Dia menjelaskan, Dindik Beltim akan meminta keterangan dari berbagai pihak dalam kasus ini, termasuk korban, siswa pelaku, pihak sekolah, dan UPTD.
"Inikan anak-anak yang masih usia sekolah dasar, yang benar-benar murni masih anak-anak. Paling nanti kami akan minta (keterangan) bagaimana penanganannya dari pendidiknya. Termasuk orangtuanya. Apakah ini memang ini pertama kali, atau sudah pernah kejadian seperti ini sebelumnya," bebernya.
"Kalau sudah pernah ada kejadian kejadian sebelumnya, kami akan sikapi bagaimana penanganan gurunya. Kalau ini pertama kali, mungkin ini berada di luar pantauan para guru di sana, kami juga belum tahu apakah kejadian ini terjadi saat jam pelajaran atau jam istirahat. Kalau saat istirahat, susah bagi guru bisa mengawasi ratusan siswa. Kecuali kejadiannya saat pelajaran, tanggung jawabnya ada di guru," kata dia.
Parnoto mengatakan, perlu peran kerja sama antara sekolah dan orangtua.
Menurutnya, perkembangan karakter anak tidak hanya berasal dari pendidik, melainkan juga peran orangtua di lingkungan anak di luar sekolah.
"Nah bagaimana peran orangtua, terutama bagaimana peran orang tua dalam pendidikan karakter," ujar Parnoto.
Beredar
Sebelumnya sebuah akun facebook di sebuah grup Facebook beranggotakan belasan ribu akun dan kerap berbagi kabar soal Pulau Belitung, menulis postingan mencengangkan.
Akun Pp* A*o itu mengabarkan adanya kejadian seorang siswa di sebuah SD berinisial PR di Kabupaten Beltim mewadahi air seninya, lalu bersama siswa lain yang disebut sebagai teman-temannya, memaksa seorang siswi kelas I untuk meminum air seni tersebut.
Siswi berinisial WL itu kemudian dikabarkan mengalami sakit perut dan mual-mual.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/facebook_20170915_163356.jpg)