Ingat Ponari Si Dukun Cilik? Begini Kabarnya Sekarang

Kepada Ponari, Poppy menanyakan perihal kehidupan bocah yang terkenal memiliki batu ajaib yang bisa menyembuhkan penyakit itu.

kolase tribunnews
Ponari (cilik) dan telah dewasa (kanan) 

Poppy : "Kapan mau mulai usaha?"

Ponari : "Ya secepatnya, insyaallah tahun depan."

Poppy : "Masih ingat bagaimana mengobati pasien dulu?"

Ponari : "Kalau itu saya sudah tidak sadar."

Poppy : "Jadi kamu setiap hari tidak sadar?"

Ponari : "Iya, tidak sadar, sampai sepi itu baru sadar, kan kayak tidur itu satu tahun."

Poppy : "Apa yang kamu rasakan ketika kebanjiran pasien?"

Ponari : "Nelangsa!"

Poppy : "Mengapa?"

Hingga ayah Ponari yang dari awal tidak setuju harus rela berpisah dengan Ponari dan ibunya.

Poppy : Sekarang berapa banyak yang datang untuk berobat?

Ponari : "Kalau sekarang, jarang, kadang seminggu kadang ada."

Poppy : "Kalau dulu?"

Ponari : "Gak bisa menghitung, soalnya terlalu banyak."

Dari pengakuan Ponari, ia menjalani praktik pengobatannya sejak duduk di bangku kelas tiga sekolah dasar hingga kelas enam.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved