Bupati Serius! Dukun dan Para Buaya Sungai Bakal Diminta Lakukan Misi Mengejutkan Ini

Bagaimana tidak, para penambang ilegal di aliran sungai akan ditertibkan menggunakan jasa dukun kampung dan para buaya

internet
ilustrasi 

POSBELITUNG.COM - Kebijakan pemerintah daerah begitu beragam dalam menghadapi kegiatan-kegiatan ilegal di wilayahnya.

Satu contoh misalnya dalam menghadapi aktivitas tambang ilegal di aliran sungai.

Bagi Belitung, kebijakan berikut ini boleh dibilang adalah yang pertama sepanjang sejarah.

Bagaimana tidak, para penambang ilegal di aliran sungai akan ditertibkan menggunakan jasa dukun kampung dan para buaya di aliran sungai tersebut.

Baca: Heboh! Bupati Minta Buaya Tangkap Penambang Ilegal, Ini Komentar Warganet Belitung

Baca: Bikin Merinding! Ini Video Choirul Huda Sebelum Memasuki Lapangan di Laga Terakhirnya

Baca: Orangtua dan Anak Tidur di ATM, Setelah Tahu Kondisi Sebenarnya Bikin Warganet Marah

Ponton peralatan tambang inkonvensional (TI) rajuk, untuk aktivitas penambangan timah ilegal di Sungai Pilang, Tanjungpandan, Belitung, Jumat (21/7/2017). Pos Belitung/Disa Aryandi
Ponton peralatan tambang inkonvensional (TI) rajuk, untuk aktivitas penambangan timah ilegal di Sungai Pilang, Tanjungpandan, Belitung, Jumat (21/7/2017). (Pos Belitung/Disa Aryandi)

Dalam satu wawancara dengan wartawan, rencana ini secara tegas diungkapkan oleh Bupati Belitung Sahani Saleh (Sanem).

Sanem mengatakan pihaknya sudah melakukan berbagai cara untuk menertibkan penambang ilegal di aliran sungai.

Cara-cara tersebut mulai dari razia sampai memasang plank imbauan dan larangan.

Namun upaya tersebut tidak digubris oleh para penambang ilegal.

Lantas Bupati Sanem mengatakan pihaknya akan menempuh cara lain yakni menggunakan bantuan dukun kampung dan dukun buaya.

Hal ini dilakukan untuk menuntaskan permasalahan aktivitas tambang timah, terutama yang terletak dialiran sungai Pilang dan Sungai Cerucuk.

"Saya akan segera koordinasi dengan kik dukun di situ, dan dukun buaya. Jadi siapa yang menambang di situ, biar buaya yang menangkap mereka," kata Sanem kepada Pos Belitung, Minggu (15/10/2017).

ilustrasi, Bupati Sanem, pawang buaya, dan tambang timah ilegal
ilustrasi, Bupati Sanem, pawang buaya, dan tambang timah ilegal (internet/kolase pos belitung)

Sebelumnya, aktivitas penambangan timah ilegal sudah dibahas dalam bersama antara seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda).

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved