Islam Menganjurkan Umatnya Mencukur Bulu Kemaluan, Ternyata Ini Manfaatnya
Islam sangat menganjurkan bagi umatnya agar selalu menjaga kebersihan dan kesehatan daerah kemaluan
Pertumbuhan rambut kemaluan secara umum akan terhenti setelah dua bulan, artinya bulu kemaluan yang tadinya sudah panjang tidak akan bertambah panjang meskipun tidak dicukur.
Akan tetapi banyak resiko kesehatan yang nantinya akan timbul ketika bulu kemaluan tidak dicukur atau dibersihkan dengan baik seperti bakteri akan mudah berkembang di sana.
Pada akhirnya bakteri-bakteri tersebut akan mengakibatkan berbagai macam gangguan pada alat reproduksi tersebut, seperti serangan penyakit maupun timbulnya bau pada kemaluan.
Pentingnya mencukur bulu kemaluan :
1. Jika dilihat dari segi kesehatan
- Memberikan kehangatan
- Sebagai tanda kematangan seksual
- Tempat pengumpulan dari pengeluaran hormon
- Akan dapat membantu mengurangi gesekan luar pada saat berhubungan seks
- Untuk memberikan perlindungan pada daerah yang ditumbuhi bulu-bulu tersebut, karena biasanya itu merupakan daerah yang sensitif.
2. Jika dilihat dari segi agama
Ada ungkapan yang menyatakan bahwa “bersih itu sebagian dari iman.” Artinya dengan menjaga kebersihan, baik itu kebersihan diri maupun lingkungan maka hal itu merupakan suatu bentuk keimanan kepada Allah SWT. Lalu apa kaitannya dengan bulu kemaluan?
Suatu ketika Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam pernah bertanya kepada iblis “Siapakah orang yang paling engkau lebih sukai?” Lalu iblis pun menjawab “Lelaki dan perempuan yang tidak mencukur atau mencabut bulu ketiak atau bulu ari-ari (bulu kemaluan) selama 40 hari. Di situlah aku mengecilkan diri, bersarang, bergantung, berbuai seperti pijat pada bulu itu.”
Dari situ bisa menyimpulkan bahwa apabila tidak menjaga kebersihan bulu kemaluan maka artinya menyediakan tempat bagi iblis untuk bersarang di tubuh.
Dengan begitu para iblis tersebut akan dengan mudah mengganggu dan membujuk agar melakukan hal-hal yang dilarang oleh Allah SWT.
Selain itu, islam juga melarang para kaum lelaki yang datang dari perjalanan jauh untuk mendekati istri-istri mereka sebelum mencukur bulu kemaluan.
Hal ini diungkapkan Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Jabir yang menyatakan tentang adanya larangan mendatangi istri tengah malam sebelum bersisir lebih dahulu dan mencukur bulu ari-ari bagi orang yang baru pulang dari perjalanan jauh.
Batas Waktu Mencukur Bulu Kemaluan
Dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, bahwasannya Beliau pernah berkata :
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/cukur_20171028_001925.jpg)