Asian Games 2018

UPDATE Asian Games 2018: Sisa 45 Medali Emas, Jadwal dan Klasemen Perolehan Medali, China Juara!

China memastikan diri menjadi kontingen peraih medali emas terbanyak pada Asian Games 2018, setelah Jepang yang tak mungkin melampaui.

Tayang:
Istimewa
Logo Asian Games 2018 

* SAH (IND) pada tahun 1994 adalah satu-satunya medali lainnya untuk NOC di 49kg laki-laki.

* 52kg Putra: Rogen LADON (PHI) bertemu dengan Jasurbek LATIPOV (UZB) di final. Filipina memiliki empat medali emas dalam acara ini, satu di belakang Republik Korea. Ini akan menjadi medali perak kedua bagi Uzbekistan dalam acara ini atau NOC akan memenangkan emas pertama kalinya dalam acara 52kg pria.

Baca: Demi Berwajah Tengkorak, Pria Ini Sanggup Jalani Operasi Ekstrim, Intip Sederet Fotonya di Sini

Baca: Pria Ini Ikat Putrinya di Belakang Mobil saat Melintas di Jalan Raya, Ini Alasan Sebenarnya

* 51kg wanita: CHANG Yuan (CHN) mengambil PANG Chol Mi (PRK) di final. China memenangkan emas pada tahun 2010. Untuk Korea, Korea akan menjadi medali pertama dalam acara tersebut.

* 56kg Putra: Baik JO Hyo Nam (PRK) atau Mirazizbek MIRZAKHALILOV (UZB) akan memenangkan emas pertama untuk masing-masing NOC dalam acara ini.

* Pria 60kg: Shunkor ABDURASULOV (UZB) bertemu Esendbaatar ERDENEBAT (MGL) di final. Setiap NOC telah memenangkan medali emas di acara ini, dan masing-masing telah memenangkan empat medali secara total.

* Medali emas oleh Mongolia dalam acara ini dimenangkan oleh Dorjnyambuugiin OTGONDALAI empat tahun lalu. Sejauh ini satu-satunya medali emas untuk NOC di tinju.

* Berat 57kg wanita: YIN Junhua (CHN) memenangkan acara ini di kejuaraan Asia 2017 dan juga meraih medali perak dalam acara ringan wanita di Olimpiade Rio 2016.

* Pria 64kg: Ikboljon KHOLDAROV (UZB) mengambil Chinzorig BAATARSUKH (MGL) dan dapat meniru rekan senegaranya Mahamadkadyz ABDULLAEV (UZB), yang mengambil emas di Asian Games Bangkok 1998 dan juga petinju terakhir yang tidak mewakili Thailand atau Kazakhstan untuk memenangkan acara ini .

Baca: Ashanty dan Anang Hermansyah Duduk di Emperan Mal Jadi Viral, Ternyata Ini Penyebabnya

Baca: Danau Kaolin Belitung Bikin Takjub Para Ladies, Dibilang Keren Sampai Minta Balik Lagi

* Wanita 60kg: Sudaporn SEESONDEE (THA) bertemu dengan OH Yeonji (KOR) di final. Setiap NOC telah memenangkan medali perak sejak acara itu dimasukkan dalam Asian Games pada tahun 2010.

* 69kg Putra: Aslanbek SHYMBERGENOV (KAZ) akan memperebutkan medali emas dengan Bobo Usmon BATUROV (UZB). Kazakhstan telah memenangkan emas dalam acara ini di masing-masing dari tiga Asian Games terakhir. Uzbekistan memiliki lima medali tetapi tidak ada emas.
75kg Putra: Abilkhan AMANKUL (KAZ) dapat membawa tingkat NOC-nya dengan Indonesia pada tiga medali emas Asian Games dalam acara ini. Republik Korea memimpin semua NOC dengan lima emas dalam acara tersebut.

Bridge
* Pasangan pria: Acara pasangan pria belum diadakan di World Bridge Games atau World Bridge Series. Sebaliknya, pasangan pria dapat berpartisipasi dalam acara pasangan terbuka.
*  Pasangan wanita: HUANG Yan (CHN) menempati posisi kedua dalam acara ini di Seri Jembatan Dunia 2014, dalam kemitraan dengan GAN Lin (CHN).

* Pasangan campuran: Sebuah acara campuran terbuka diadakan di Asian Games Asia Tenggara 2011, yang juga diadakan di Jakarta dan Palembang. Taufik Gautama ASBI (INA) dan Lusje Olha BOJOH (INA) menang.

Kano / Kayak berlari
* Women's K1 200m: Acara ini diadakan untuk ketiga kalinya di Asian Games. Inna KLINOVA (KAZ) mempertahankan gelar yang dimenangkannya empat tahun lalu di Incheon.

* C1 200m Putri: Acara ini diadakan untuk pertama kalinya di Asian Games.

* Pria K1 200m: CHO Gwanghee (KOR) menang pada tahun 2014 dan Momotaro MATSUSHITA (JPN) menang pada satu-satunya kesempatan lain acara ini diadakan, pada tahun 2010. Keduanya akan mengikuti final ini.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved