Atta Halilintar Mengajak Masyarakat Menyumbang Hingga 1 Miliyar, Ternyata Untuk Ini

Siapa yang tidak mengenal Atta Halilintar? Ia menjadi salah satu anak dari Lenggogeni Faruk yang sering disapa Ibu Gen dan Halilintar

Tayang:
Editor: Evan Saputra
Atta Halilintar/ YouTube
Atta Halilintar mengajak semua orang untuk menyumbangkan sebagian rezekinya untuk membantu Syafa dan teman-temannya di rumah Harapan Indonesia 

Penyakit ini bekerja menggerogoti syaraf-syaraf tubuh.

Sebelumnya juga ada anak yang mengalami hal yang sama namun sudah meninggal dunia.

NCLT seperti ini merupakan penyakit yang lebih mengerikan menurut Atta daripada kanker, karena belum ada obatnya dan hanya ada obat pencegah gejalanya saja.

Namun menurut Atta, NCLT hampir sama dengan kanker karena menyerang otot-otot syaraf dan melemahkannya.

Atta Halilintar sedang ngobrol dengan Ibunda Syafa menayakan keadaan Syafa
Atta Halilintar/ YouTube
Atta Halilintar sedang ngobrol dengan Ibunda Syafa menayakan keadaan Syafa

Sebelumnya, Syafa mengalami pengecilan ukuran kaki karena digerogoti penyakit ini dan badannya pun ikut kecil.

Namun seiring berjalannya waktu, tubuhya kembali segar tetapi kejang-kejangnya masih terjadi setiap hari.

Kini Syafa tinggal di salah satu rumah singgah yaitu Rumah Harapan Indoensia untuk mendapatkan berbagai perawatan dan asupan makanan yang bergizi.

Ibu Syafa yang tidak disebutkan namanya menjelasakan bahwa saat ini Syafa tidak bisa makan apa pun termasuk nasi dan asupannya hanya susu khusus.

Menurutnya pula yang dilakukannya saat ini oleh pihak dokter adalah untuk mengurangi kejang-kejang dan beberapa terapi agar otot-ototnya tidak kaku.

"Minum susunya lima kali sehari," jelas ibu Syafa.

Ibu syafa kembali melanjutkan bahwa pernah suatu hari syafa kejang nonstop seharian dan akhirnya koma, ketika bangun Syafa sudah tidak bisa apa-apa.

Penyakit Syifa ini baru diketahui setelah DNAnya dikirim ke Jerman karena peralatan dan teknologi Indonesia belum bisa menemukan apa penyakit Syifa tersebut.

Ternyata menurut Ibu Syafa juga kini sudah ada uji coba pembuatan obat NCLT ini di Argentina, dan pihak yayasan sedang berusaha untuk mendapatkan obat tersebut secara gratis.

Melihat keadaan yang demikian, Atta mengajak semua orang untuk menyisihkan penghasilannya untuk membantu Syifa dan anak-anak lain di Rumah Harapan Indonesia.

Syifa saat ini membutuhkan susu khusus yang selalu ia minum setiap hari, alat pendengaran dan alat bantu lain untuk memudahkan dirinya berkomunikasi.

Sumber: Nakita
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved