Kisah Pramugari Garuda Indonesia Selamat dari Gempa Palu: Astagfirullah, Tsunami Lagi!

Seorang pramugari maskapai Garuda Indonesia menceritakan kisah ngeri saat dirinya mengalami gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah.

Tayang:
Instagram Tria Aditia Utari
Tria Aditia Utari 

Di tengah-tengah ombak yang datang, Tria tak berhenti mengucapkan 'Allahuakbar'.

"Aku cuma bisa nangis, panggil mama, istigfar, aku ga bisa apa-apa," tulisnya.

Usai gelombang tsunami berhenti, Tria menunggu kedatangan tim SAR.

Namun tsunami datang kembali.

"Ayooo cepat naik ke atas, tsunami besar datang lagi!!!" Tria menuliskan perkataan Pak Dian dan staf hotel lain yang sempat ia dengar saat kejadian.

Tria berhasil selamat dan bertemu teman-temannya.

Ia mengunggah banyak momen, mulai dari kondisi bandara Mutiara di Palu, tidur bersama di depan masjid Agung dan pesawat Hercules yang mengangkut 220 pengungsi Palu.

Kisah Tria Aditia Utari

Instagram Tria Aditia Utari
Kisah Tria Aditia Utari

Seperti dikutip dari Kompas, gempa sebesar 7,4 Skala Richter mengguncang Donggala dan Palu pada 28 September 2018 lalu.

Akibat gempa dan tsunami di pesisir Palu, sebanyak 844 orang meninggal dunia, 90 orang hilang dan 632 luka berat.

Sebanyak 48.025 jiwa mengungsi di 103 titik di Kota Palu.

(*)

//
Sumber: Grid.ID
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved