Misteri Tsunami Palu Donggala Terungkap, dari Peringatan Dini hingga Ketinggian Air Menerjang

Setelah peringatan dini, teka-teki yang menjadi misteri adalah kapan tsunami di Palu terjadi.

Tayang:
Editor: Fitriadi
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMo
Kerusakan di Desa Loli Saluran, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, pasca gempa dan Tsunami, Rabu (3/10/2018). Gempa yang terjadi di Palu dan Donggala mengakibatkan 925 orang meninggal dunia dan 65.733 bangunan rusak. 

POSBELITUNG.CO - Gempa bermagnitudo 7,4 dan disusul tsunami yang menerjang Palu-Donggala, Sulawesi Tengah telah sepekan berlalu.

Banyak misteri yang muncul di balik gelombang 'maut' yang menewaskan ribuan nyawa tersebut.

Setelah lebih dari sepekan berlalu, satu per satu misteri tsunami Palu mulai terjawab.

Berikut ini empat misteri tsunami Palu yang akhirnya terkuak seperti dilansir Tribunstyle.com dari Kompas.com pada Sabtu (6/10/2018).

1. Di Balik Peringatan Dini Tsunami Dicabut 'Terlalu Cepat'

Banyak orang mengkritik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait peringatan dini tsunami.

Banyak orang bertanya kenapa BMKG mencabut peringatan dini 'terlalu cepat' pada Jumat (18/09/2018).

Pasalnya setelah itu tsunami menghantam Palu.

BMKG mengatakan bahwa gelombang datang masih dalam periode peringatan dini.

BMKG mengaku tsunami Palu luput dari perhitungan.

Hal itu dikarenakan tidak ada data yang diandalkan dari Palu.

2. Waktu Terjadinya Tsunami

Setelah peringatan dini, teka-teki yang menjadi misteri adalah kapan tsunami di Palu terjadi.

Teka-teki itu akhirnya terungkap setelag BIG mendapatkan data dari stasiun pasang surut di Pantoloan, Palu.

Berdasarkan data itu diketahui air surut maksimal terjadi pada Jumat (28/9/2018) pukul 18.08 WIB.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved